Parawansa – Markus saat berada di kantor KPU Kota Samarinda Jalan Ir H Juanda, Minggu (23/2) sore. (Foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda jalur independen, Parawansa Assoniwora dan Markus Taruk Allo, menyerahkan berkas syarat dukungan ke KPU Samarinda, Minggu (23/2) sore. Keduanya datang ke KPU Samarinda Jalan H Juanda, didampingi puluhan pendukungnya.

Terlambat sekira dua jam dari waktu yang dijadwalkan, pendukungnya membawakan sekira ada 59 boks, diangkut dengan motor roda tiga dan mobil pick up turut mengiringi arak-arakan. Mendaftar di hari akhir, Parawansa optimistis berkas yang dia serahkan memenuhi persyaratan.

“Berkas dukungan merata di 10 kecamatan dan 59 kelurahan, ada semua. Tapi, ada di beberapa tempat yang jumlahnya lebih banyak. Ada juga yang cuma seratus, dua ratus,” kata Ancha, sapaan akrab Parawansa.

Parawansa dan tim juga telah mensortir adanya data ganda serta adanya dukungan dari ASN yang masuk. Sebelumnya, Ketua KPU Samarinda menegaskan, bahwa tidak ada proses perbaikan jika saja ada data yang dianggap menyalahi aturan.

Selain itu, pihaknya yakin dukungan yang diserahkan, yakni 51.714 tersebut tidak akan berkurang signifikan. “Jika kurang, yang sekurang-kurangnya tidak sampai 500 lah, jadi masih aman,” imbuh dia.

Seperti diketahui batas minimum persyaratan dukungan adalah 43.977.

Adapun, Ancha turut menjelaskan alasan keterlambatan penyerah tersebut. Ia mengungkapkan hal itu disebabkan pihaknya melakukan perbaikan.

Serta telah meminimalisir adanya kegandaan data untuk mengurangi gugurnya persyaratan serta meringankan tugas KPU Samarinda. Pihaknya sudah melakukan pengkelasan tiap berkas. Pun, pihaknya telah menghapus data-data ganda yang dia temukan.

“Harusnya Jumat, tapi karena ada beberapa perbaikan, ya itu yang menyebabkan terlambat. Begitu juga hari ini. Karena itu sangat melelahkan,” kata dia.

Senada, pasangannya, Markus menyebutkan pihaknya telah selesai dalam proses penyusunan berkas sesuai dengan arahan KPU. Pun, dirinya meyakini dokumen yang telah diserahkan akan lolos proses verifikasi. “Saya rasa kita sudah selesai lah dalam proses ini. Saya optimis kita kan lolos,” ujar dia.

Salah satu Liaison Officer (LO) pasangan tersebut, Patricia menerangkan, dukungan suara tersebut tersebar di 10 kecamatan di Samarinda. “Tapi, yang paling besar di Loa Janan Ilir dan daerah Samarinda Utara,” sebut dia. (009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *