Pandai Mengelak, Warga Bontang Ini Akhirnya Dipenjara Juga

Dua tersangka kasus narkoba yang ditangkap Polres Bontang, Selasa 6 September 2022 (handout Polres Bontang)

BONTANG.NIAGA.ASIA — Dua warga Bontang berinisial HNN, 21 tahun, dan APFS, 29 tahun, ditangkap kepolisian gara-gara kasus narkoba. Salah satunya, HNN, sempat mengelak mengaku tidak menyimpan narkoba.

Penggerebekan polisi dilakukan Selasa sore sekitar pukul 17.30 Waktu Indonesia Tengah, setelah polisi mendapatkan informasi penggunaan narkoba di kawasan permukiman Jalan Lettu A Kirang, Tanjung Laut, di Bontang Selatan.

“Dari informasi itu satuan reserse narkoba Polres Bontang bergerak menuju ke tempat yang dimaksud,” kata Inspektur Polisi Satu Mandiyono, Kepala seksi hubungan masyarakat Polres Bontang dalam pernyataan dikutip niaga.asia Rabu.

Polisi yang bergegas menggeledah rumah yang dihuni pria berinisial HNN itu menemukan 2 bungkus plastik diduga narkoba jenis sabu.

“Sabu itu diduga dibuang keluar jendela sebagai upaya menyembunyikan barang bukti,” ujar Mandiyono.

Barang bukti yang disita kepolisian (handout Polres Bontang)

Pemeriksaan awal di rumah itu tidak mengakui menyimpan sabu itu. Namun demikian setelah polisi melakukan penggeledahan lanjutan, kembali menemukan 2 bungkus plastik dicurigai sabu.

“Dua bungkus sabu itu dijadikan satu, ditemukan di halaman belakang rumah yang diduga juga dibuang karena panik,” Mandiyono menerangkan.

“Ada juga ditemukan satu lagi pelaku (berinisial APFS) yang berperan sebagai kurir. Semua barang bukti dan kedua pelaku dibawa ke Polres,” Mandiyono menambahkan.

Dari kasus itu selain mengamankan barang bukti sabu, polisi juga menyita dua telepon selular, korek gas, sedotan dan pipet berikut uang Rp 150 ribu.

Penyidik menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan pasal 112 atau pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: