Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat saat memberikan penjelasan, Selasa (7/5)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – KPU kota Samarinda malam ini merampungkan pleno rekapitulasi suara Pemilu serentak 17 April 2019 lalu. Tingkat partisipasi keseluruhan pemilih lebih dari 70 persen, meski di bawah target partisipasi pemilih Pilpres.

Pleno KPU kota Samarinda itu sendiri, berlangsung 3 hari sejak 5 Mei 2019 di ballroom Hotel Mesra Internasional, setelah sempat diwarnai ketertinggalan proses rekap PPK Sungai Pinang.

“Tingkat partisipasi pemilih 72,20 persen dari 622.100 pemilih yang mencakup DPT, DPTb maupun DPk. Yang menggunakan hak pilihnya ada 449.177 pemilih,” kata Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat, Selasa (7/5) malam.

Lebih 440 ribu orang pemilih menggunakan hak pilih itu, menurut Firman masuk capaian tinggi. “Tidak mencapai target untuk Pilpres iya, tapi angka 72 persen itu cukup tinggi karena sebelumnya 60-an persen,” ujar Firman.

“Ada peningkatan. Samarinda sebagai kota yang masyarakatnya heterogen, ada yang masih memanfaatkan hari libur (Pemilu 17 April 2019), untuk rekreasi. Tapi kami bersyukur, upaya kami tidaklah sia-sia,” tambah Firman.

Firman meneranfkan, penetapan kursi DPRD kota Samarinda dan DPRD Kaltim, bukanlah menjadi wewenang KPU Kota Samarinda. “Itu wewenang KPU RI. Untuk penetapan parpol dan Caleg, akan disampaika 22 Mei nanti,” ungkap Firman.

“Soal kursi di DPRD, kami tidak tetapkan itu. Kami hanya sampaikan SK KPU dan berita acara pleno rekapitulasi yang kami sudah selesaikan,” demikian Firman. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *