Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman (foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Alhamdulillah, semoga cepat sembuh, itulah kalimat pertama yang ducapkan masyarakat Kabupaten Nunukan sebagai ungkapan sukur atas membaikkan kesehatan 4 pasein Virus Corona yang saat ini masih dalam penanganan rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Ungkapan sukur atas membaiknya kesehatan pasien tersebut terus saja membanjiri tiap postingan facebook yang menerangkan kondisi pasien. Beberapa netizen mengucapkan Amin ya Robbal Al-Amin,  Alhamdulilah, semoga cepat sembuh dan bisa berkumpul sama keluarganya kembali.

Kabar membaiknya pasien positif Covid-19 dibenarkan pula Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman menyebutkan, kesehatan pasein terus mengalami perbaikan dan Alhamudulilah, mereka semua sangat disiplin mengikuti arahan tim medis rumah sakit.

“Malam kemarin saya ketemu mereka diruang isolasi, kami bercerita bercanda sambil saya bertanya bagaimana kesehatan kalian,” katanya.

Selain memberikan pengobatan, kata Dulman, dia bersama tim medis RSUD berupaya memberikan suntikan semangat dan terus memberikan harapan besar kesembuhan, kami berusaha membangkitkan rasa kepercayaana diri mereka yang sebelumnya sempat kehilangan.

Menurutnya, penyembuhan pasien tidak semata dipengaruhi oleh obat dan dokter-dokter, penyembuhan akan semakin mudah apabila pasien memiliki semangat untuk sehat, karena itulah, dokter harus membantu menumbuhkan rasa kepercayaan diri itu.

“Kita support mereka, kita ajak bicara dan bercanda, sebisa mungkin kita bertemu dalam keadaan bersemangat,” beber Dulman.

Terkait perkembangan kesehatan pasien, RSUD baru-baru ini mengirimkan kembali 4 sempel Swab  pasien positif ke labotorium Surabaya, yang tujuannya untuk mengetahui hasil terbaru apakah sudah negatif atau masih dalam keadaan positif.

Hasil  tes swab kedua akan menentukan apakah pasien telah sehat dari penularan covid-19, dengan hasil pemeriksaan laboratorium itupula, tim medis akan menentukan langkah-langkah perawatan pasien selanjutnya.

“Ada 8 sampel dikirim ke Surabyaa, 4 untuk swab tahap II pasein positif dan 4 swab untuk mengetahui apakah pasien tertular covid-19,” terangnya.

Pasien positif Covid-19 mulai menjalani perawatan sejak tanggal 28-29 Maret, mereka adalah rombongan jamaah tabligh asal Nunukan yang baru pulang dari pertemuan ijtima’ ulama dunia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Selain 4 orang pasien positif, Pemerintah Nunukan melakukan Karantina terhadap 43 orang yang memiliki berhubungan atau kontak erat dengan pasien positif. Untuk memastikan tertular atau tidaknya.

“Ada pemeriksaan rapid tes untuk penghuni Karantina Rusunawa, kami tunggu hasil tes, apakah ada penularan baru,” beber Dulman. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *