aa
Patung kuda di Taman Samarenda sumbangan PT XL Axiata.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Keberadaan patung kuda di Taman Samarendah menjadi polemik di duni maya. Patung kuda yang menghadap ke Jalan Awang Long ini diperbincangkan 59 kali, dibagikan dua kali, dan mendapat like, sedih, dan tertawaan sebanyak 159 kali. Patung kuda ini pertama diposting oleh netizen dengan nama akun Ivan Kinabalu tanggal 25 Januari 2019.

Netizen mempertanyakan mengapa Pemkot Samarinda memilih membuat patung kuda di Taman Samarendah, padahal selama ini yang dikenal, icon Samarinda adalah ikan Pesut. Kemudian, menyayangkan,  mengapa  Pemkot Samarinda sebelum mengizinkan perusahaan telekomunikasi XL Axiata membangun patung kuda tidak meminta pendapat publik. “kasih masukan donk investorx pasti org.luar,” komentar netizen, Lusiana Ana.

Pada umumnya netizen berpendapat,  sebetulnya kalau ytidak ingin membuat patung Pesut di Taman Samarendah, masih banyak yang bisa dijadikan patung yang khas Kalimantan Timur, misalnya Bekantan, burung Enggang, Macan dahan, atau Lembuswana.. “Petingginya HALI BENEH,” kata Rikola.

Netizen juga menyebut, kuda bukanlah hewan khas Kaltim bahkan sangat jarang ditemukan di Kaltim. Sehingga berpendapat Pemkot Samarinda ingin mengubah icon Samarinda. “Sabar kk.. Smda mau dipolah tegak Jakarta jua… Makanya ada kudaa… Semoga bujuran kuda yg asli ada.. Nyaman jua belajar Berkuda etam…,” kata netizen lain, Siti Aisyah memberi komen atas komentar netizen lainnya.

Netizen lain Ali Al-Buntaliyah memberi komen; “Kada sekalian sama patung cowboynya kah itu?” Kemudian Ading Bharata membuka komennya; “ Suka2 ku lah…. Tempulu aku bekuasa ini….
Handak apa ikam…?!

Keberadaan patung Kuda di Taman Samarendah diresmikan Wali Kota Samarinda, Rabu (23/1). Patun g kuda dan menara di Taman Samarendah adalah sumbangan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata). Partisipasi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Samarinda dan warga kota tepian Sungai Mahakam tersebut. Patung dan menara dikerjakan sekitar setahun. Saat peresmian  Walikota Samarinda, H. Syaharie Jaang didampingi Group Head XL Axiata Jabodetabek Region, Bambang Parikesit. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *