aa

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia untuk tahun ini berbeda dari biasanya, peserta jalan kaki ditiadakan, khusus mobil hias dari OPD/BUMD di lingkungan Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim hingga Pemkab/Pemkot se Kaltim diwajibkan.

Pawai pembangunan tahun ini akan dilaksanakan Minggu 18 Agustus 2019 dengan rute yang beda dari sebelumnya. Sedangkan teknikal meeting (TM) dilaksanakan Kamis 15 Agustus pukul 09.00 di gedung PKK (Taman Cerdas) Jl S Parman eks Jl Ruhui Rahayu.

“Peserta barisan pejalan kaki seperti biasanya ditiadakan. Yang diijinkan pejalan kaki hanya pembawa bendera dengan diiringi carnaval dan duta wisata,” ucap kepala Dinas Kominfo Samarinda selaku koordinator Pawai Pembangunan dalam rapat Finalisasi Koordinator Panitia Terhadap Kesiapan Pelaksanaan HUT ke – 74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 di Ruang Rapat Tepian I, lantai II Kantor Gubernur, Senin (12/8).

Dayat– demikian Aji disapa menyebutkan ada lima hingga sepuluh kelompok peserta pejalan kaki yang sudah diundang.

 

Untuk peserta mobil hias, sebutnya biasa mendaftar di Dinas Kominfo Samarinda Balaikota Samarinda Jl Kesuma Bangsa.

Peserta mobil hias sendiri terbagi lima kategori, yakni OPD se Kaltim, 10 kecamatan se kota Samarinda, pendidikan (SD, SMP, dan SMA/sederajat, universitas), BUMD/BUMN/Perbankan dan umum/swasta/ormas/paguyuban.

“Bukan sekedar ikut jadi peserta mobil hias. Seluruh peserta mobil hias yang ikut pawai harus dalam keadaan terhias, apabila tidak dihias tidak akan kami ijinkan mengikuti kegiatan pawai,” tegas Dayat.

Dayat melanjutkan, ada perbedaan finish antara peserta pejalan kaki dan kendaraan mobil hias. Pejalan kaki start di Taman Samarendah menuju Jl Awang Long, Panggung Kehormatan di depan Kantor Gubernur Jl Gajah Mada kemudian Finish dan bubar di Jl Cermai.

Sementara mobil hias tambah Dayat akan Start di GOR Segiri menuju Jalan Bhayangkara, Awang Long, Gajah Mada, RE Martadinata, Antasari, Juanda, Abdul Wahab Syahrani, Wahid Hasyim dan Finish di GOR Sempaja.

“Seperti yang dikatakan Wakapolres, mengapa mobil hias Finish di GOR Sempaja dan bukan di GOR Segiri adalah untuk menghindari stuck atau macet panjang,” pungkasnya.

Dayat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan, karena pawai mobil hias akan melintasi jalur tersebut. “Jadi masyarakat yang mau nonton tidak perlu lagi harus kumpul di pusat kota tapi bisa menunggu di Jl Antasari, Juanda dan Jl  A Wahab Syahrani,” himbau Dayat yang juga ketua Dewan Pengawas PDAM Samarinda.

Sedangkan bagi warga yang mau menuju bandara disarankan melewati jembatan Mahkota 2, jembatan mahulu dan atau Ringroad.

Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum dan Keamanan AFF Sembiring mewakili Gubernur Kalimantan Timur meminta untuk semua instansi dapat terlibat dan harus bertanggung jawab penuh atas kegiatan yang dilaksanakan.

Menurutnya hal itu tak lain dan tak bukan adalah sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang terdahulu. “Seperti contoh saat pawai nanti, ketika salah satu OPD Pemkot / Pemkab tidak dapat tampil memeriahkan acara, Pemprov bisa mengisi kekosongan tersebut,” kata Sembiring.(kmf13)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *