Ilustrasi: Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan (depan) dan Mohammad Ahsan. ( Foto: Badminton Indonesia )

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Sebagai bentuk pembinaan sekaligus menjaring bibit atlet-atlet usia dini cabang olahraga bulutangkis, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Timur, dalam waktu dekat akan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis 2019 kelompok umur.

Kejurkab ITU dijadwalkan berlangsung 15-18 September 2019. Gedung Bulu Tangkis Surya Damai, Jalan Hidayatullah, Sangatta Utara, dipilih menjadi lokasi utama penyelenggaraan. Mempertandingkan kategori kelompok umur usia dini, anak-anak, pemula dan remaja.

“Gelaran ini merupakan salah satu wujud visi-misi PBSI Kutim, untuk mengembangkan olahraga bulutangkis. Kita (PBSI Kutim) ingin memberdayakan atlet-atlet lokal, untuk mengetahui potensinya. Mulai dari usia dini, pemula sampai remaja di beberapa kecamatan di Kutim. Sebab, jumlah atlet cukup luar biasa banyak,” kata Ketua PBSI Kutim Husaini, belum lama ini.

Kejurkab bulutangkis ini, lanjut dia, juga digelar untuk mempersiapkan atlet-atlet Kutim, agar dapat berkiprah di banyak turnamen. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Ini kesempatan yang sengaja diberikan untuk kelompok umur usia dini, anak-anak, pemula dan remaja. Dengan harapan dapat menjadi cikal-bakal untuk dibina sebagai atlet bulutangkis profesional. Sehingga bisa berprestasi dan dapat mengharumkan nama Kutim,” ucap Husaini.

“Dari ajang ini dapat terlihat bakat baru. Nantinya akan dibina terus melalui klub-klub yang ada di PBSI Kutim, untuk bisa berprestasi lebih baik dimasa akan datang,” tambah dia lagi.

Senada, Ketua Panitia Kejurkab 2019 Irawan Jaya menambahkan, mengacu pada aturan persyaratan Kejurprov, setiap daerah wajib menggelar Kejurda/Kejurkab. Maka dari itu, Kutim melaksanakan turnamen kelompok umur ini. “Bertujuan untuk menjaring bibit atlet yang bakal ditandingkan di Kejuaran Provinsi (Kejurprov) di Tenggarong (Kukar) pada Oktober nanti,” ujar Irawan, saat ditemui awak media, Rabu (11/9).

Irawan mengatakan, juara turnamen ini nanti berhak mendapatkan 3 hadiah. Diantaranya dana/uang pembinaan, mendali dan piagam penghargaan. Ia menyebut yang sudah mendaftar sebagai peserta sementara ini berjumlah sekitar 60 orang. Peserta berasal dari Kutim, dan beberapa diantaranya binaan dibawah naungan PBSI Kutim.

“Kategori pertandingan usia dini (umur 10), tunggal putra dan tunggal putri. Anak-anak (umur 11-12), tunggal putra dan tunggal putri. Pemula (usia 13-14), tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan ganda putri. Remaja (usia 15-16) tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan ganda putri,” tutup Irawan yang juga menjabat Ketua Harian PBSI Kutim itu.

Dia juga mengapresiasi Pemkab Kutim yang sangat mendukung kegiatan PBSI Kutim dan semua olahraga yang ada, PBSI Kutim pun selalu menyelenggarakan Kejurkab disetiap tahun. Tentunya, atlet yang berprestasi selalu dilibatkan dalam setiap pertandingan. Kegiatan ini juga disponsori Bankaltimtara, PDAM Tirta Tuah Benua, dan Koni Kutim.

Irawan menyebutkan, pendaftaran Kejurda 2019 melalui kontak telpon saudara Budiansyah (0822-5576-7773), Windhu Herry C (0852-4889-4366), dan Ika Bhakti Nugroho (0813-2902-3080). Pendaftaran paling lambat tanggal 12 September 2019, dikenakan biaya pendaftaran Rp 50 ribu perpeserta kategori ganda dan Rp 25 ribu perpeserta kategori tunggal. Selanjutnya ikuti Technical Meeting, Jum’at (13/9/2019) mulai pukul 14:00 WITA – sampai selesai, di Gedung Bulu Tangkis Surya Damai. (hms7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *