
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – PDI Perjuangan Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk mengawal program pemerintahan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, demi mewujudkan Kukar Idaman Terbaik.
Komitmen itu disampaikan dalam agenda buka puasa bersama DPC PDI Perjuangan Kukar dan insan pers pada Selasa (3/3/2026). Menurut Anggota Komisi II DPRD Kukar dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahmat Dermawan, sikap partai sangat jelas dalam mendukung jalannya pemerintahan ke depan.
“Karena bagaimanapun PDI Perjuangan ini memiliki manifesto perjuangan dalam rangka memenangkan gagasan ide berkaitan dengan Kukar Idaman Terbaik. Sehingga kami punya tanggung jawab penuh untuk mensukseskan kepemimpinan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, komitmen ini bukan sekadar dukungan politik, melainkan bentuk tanggung jawab kader partai dalam memastikan setiap program prioritas pemerintah benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Itu sikap yang selalu ditegaskan oleh ketua DPC PDI Perjuangan kepada kami para kader untuk memberi penguatan dan pengawalan program-program Kukar Idaman Terbaik, sehingga memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat Kukar,” jelasnya.
Dalam forum yang berlangsung hangat itu, PDI Perjuangan memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sebagai pihak yang berseberangan. Kendati demikian, PDI Perjuangan tetap membuka ruang kritik dan masukan dari berbagai elemen, termasuk insan pers, demi perbaikan tata kelola pemerintahan.
“Ingatkan kami apabila ada hal yang memang kurang, berikan masukan positif. Melalui partai politiklah kita bergerak bersama-sama mencapai Kukar yang jauh lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar, Andi Wibowo, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dialog yang dibangun PDI Perjuangan.
Awi, sapaan akrabnya, menilai bahwa fondasi utama pembangunan daerah seharusnya bertumpu pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pelayanan air bersih.
“Sampai sekarang juga, masih banyak kondisi jalan di Kabupaten Kukar yang perlu perhatian serius. Termasuk layanan air bersihnya dan kondisi sekolah-sekolah yang perlu mendapat atensi,” terangnya.
Dengan posisi PDI Perjuangan sebagai salah satu yang memiliki kekuatan besar di legislatif kata dia, maka pengawalan terhadap program pemerintahan Aulia–Rendi diharapkan dapat berjalan lebih optimal, khususnya terkait pembahasan kebijakan dan penganggaran.

Senada dengan itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kukar, Angga Triandi, juga menilai bahwa isu-isu yang disampaikan PWI adalah hal mendesak yang memang harus menjadi prioritas pemerintahan saat ini.
“Apa yang disampaikan Ketua PWI Kukar adalah hal yang paling wajib dan urgent untuk menjadi atensi khusus oleh pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati sekarang,” tuturnya.
Kendati begitu, ia juga memberikan apresiasi atas komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara insan pers dengan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kukar.
“Untuk komunikasi antara wartawan dan pejabat maupun para pengurus DPC PDI Perjuangan Kukar, sejauh ini cukup terbuka dan enak dihubungi. Mungkin fokus ke depan memang pada kinerja pemerintah yang harus menjadi perhatian khusus, salah satunya infrastruktur yang saat ini menurut saya menjadi prioritas untuk diperbaiki,” pungkasnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: PDIP