Ilustrasi petugas kesehatan mengenakan baju hazmat (Hak atas foto EPA Image caption)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Timur, As (54), dilaporkan meninggal dalam perawatan medis RSUD AW Sjachranie Samarinda. Dia akan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

Keterangan diperoleh Niaga Asia, pasien As, merupakan salah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dan masuk perawatan rumah sakit milik Pemprov Kalimantan Timur. Pasien itu dikabarkan meninggal sekira pukul 13.55 WITA.

Kendati demikian, belum diketahui persis, apakah pasien ini, adalah pasien positif pegawai Bapenda Kaltim  yang bertugas di Samsat Balikpapan atau di Samsat Samarinda.

Berita terkait :

Kepala Bapenda Kaltim Benarkan 3 Stafnya di SAMSAT Positif Corona

 

“Benar, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Bapenda Kaltim, meninggal dunia.” kata Sekretaris BPBD Kota Samarinda Hendra AH, dikonfirmasi Niaga Asia, Jumat (24/7).

Hendra menerangan, pasien As, memang dirawat di RSUD AW Syachranie. “Pasien (pasien As) adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari swab ya. Ada juga bawaan (Comorbid) jantung,” ujar Hendra.

Dengan begitu, meninggalnya pasien As, merupakan pasien kesepuluh kasus Covid-19 yang dimakamkan mengacu pada protokol pemakaman jenazah Covid-19 di Samarinda.

“Iya, awalnya kan ada 11 kasus meninggal. Tapi satu orang dimakamkan di Kalsel. Yang dimakamkan di Samarinda, ada 10 orang,” terang Hendra.

Masih dijelaskan Hendra, sesuai protokol, pasien As dimakamkan di pemakaman Serayu, di Samarinda Utara, yang khusus ditujukan bagi pasien kasus Covid-19 di Samarinda. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *