
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DP2KUKM) kembali menggelar Pekan UMKM Ramadan pada 24 Februari–9 Maret 2026, bertempat di Galeri UMKM Balikpapan.
Kegiatan ini mengusung tema “Semarakan Gebyar Ramadan dengan Berburu Takjil Bersama” sebagai upaya mendorong geliat ekonomi pelaku usaha lokal selama bulan suci.
Kepala DP2KUKM Provinsi Kaltim, Heni Purwaningsih, menegaskan Pekan UMKM bukan hanya ajang bazar tahunan, melainkan bagian dari strategi branding dan pembinaan berkelanjutan yang telah dimulai sejak 2024.
“Kenapa kita sebut Pekan UMKM? Supaya UMKM itu punya momen dan space yang kita siapkan untuk beraktivitas. Tidak hanya promosi dan jualan, tapi juga demo produk, talkshow, sosialisasi, bahkan penjajakan bisnis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka,” ujarnya saat pembukaan.

Menurut Heni, istilah pekan mengandung makna keberlanjutan. Pemerintah ingin interaksi pembinaan dengan pelaku UMKM dilakukan sesering mungkin, tidak hanya setahun sekali.
“Kalau bisa seminggu sekali. Kalau belum bisa, minimal sebulan atau dua bulan sekali. Intinya pembinaan itu harus terus berjalan,” tegasnya.
Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang produktif, kreatif, sekaligus religius.
Selain bazar dan penjualan produk di area luar dan lantai satu galeri, kegiatan juga diisi dengan promosi produk unggulan UMKM Kaltim yang telah dibina sebelumnya.
“Kita ingin ini menjadi ruang silaturahmi lintas stakeholder, ruang kolaborasi, sekaligus ruang pemberdayaan UMKM lokal,” kata Heni.
Tak hanya bazar, rangkaian kegiatan juga mencakup lomba-lomba bagi anak dan generasi muda, sebagai wadah kreativitas sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung produk lokal.

Sebanyak 28 UMKM ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan mengisi sekitar 14 stan utama. Selain itu, DP2KUKM juga mengakomodir partisipasi warga sekitar lokasi Galeri UMKM Balikpapan.
“Kami juga mengutamakan lingkungan sekitar. Ada sekitar lima pelaku usaha warga setempat yang ikut berjualan di depan area galeri,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi penjualan sekaligus memperluas promosi produk UMKM Kaltim kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, harapannya terjadi peningkatan transaksi dan promosi produk UMKM, sehingga benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi daerah,” jelas Heni.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: BalikpapanRamadan 2026UMKM