Lokasi ledakan tabung kini terpasang garis batas polisi untuk memudahkan penyelidikan kepolisian (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pekerja pencucian mobil di Jalan DI Panjaitan, Samarinda, Candra (30), meninggal usai terkena ledakan tabung udara yang biasa digunakan untuk menyemprotkan cairan busa mencuci mobil tengah hari ini tadi. Tangannya putus dan terlempar sejauh kurang lebih 20 meter.

Keterangan dihimpun Niaga Asia, peristiwa mengenaskan itu terjadi sekira pukul 12.30 Wita. Korban, bersama dengan ketiga temannya, sedang bekerja melakukan pencucian mobil konsumennya.

Tidak disangka, tabung berisi tekanan udara yang sedang dipegang korban Candra, meledak. Imbasnya, tangan kanan korban putus, dan Candra sempat kritis terkapar di tempat kerjanya.

Ambulan yang tiba di lokasi kejadian pun bergegas membawa korban ke RSUD AW Syachranie, dibantu relawan kebencanaan dan teman-teman korban. Namun nahas, nyawa Candra tidak terselamatkan dan meninggal di perjalanan.

Kanit INAFIS Polresta Samarinda Ipda Yitno Hadi diwawancarai wartawan (Foto : Niaga Asia)

“Satu korban meninggal dunia. Sebelum dievakuasi, korban masih hidup. Tangan kanannya ditemukan di seberang jalan, sekitar 20 meter dari lokasi ledakan ini,” kata Kanit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Yitno Hadi, ditemui Niaga Asia di lokasi kejadian, Senin (10/8).

Yitno menerangkan, dugaan sementara, tabung kelebihan kapasitas. Tabung diduga sumber ledakan kini diamankan di Polsek Sungai Pinang.

“Waktu kejadian, ada 4 orang, termasuk korban. Sementara, ada 2 rekan korban kita mintai keterangan (di Polsek Sungai Pinang). Sedangkan korban sekarang di RSUD AW Syachranie. Kejadian ini masih kami dalami,” ungkap Yitno.

Barang bukti tabung diamankan di Mapolsek Sungai Pinang. (Foto : Niaga Asia)

Ditemui Niaga Asia di Mapolsek Sungai Pinang Jalan DI Panjaitan, Hendi (25), rekan korban sekaligus saksi mata peristiwa itu menerangkan, sebelum kejadian, korban sedang mengisi udara dalam tabung.

“Saya di sebelahnya lagi nyemprot. Dia lagi buka kran angin. Mungkin kepenuhan, jadi meledak,” kata Hendi.

Menurut Hendi, seketika Candra terlempar dan tangannya putus, bersamaan dengan tabung yang terpental ke atas hingga mengenai atap pencucian mobil. “Ledakannya terdengar sangat nyaring,” sebut Hendi.

Masih dijelaskan Hendi, ledakan kali ini adalah kejadian kedua kalinya. Kejadian pertama, juga diduga akibat kepenuhan pengisian udara. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *