Pelaku UMK Terima Bantuan dari Pemprov Kaltara

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis bantuan hibah, bansos, bantuan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, bantuan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan Provinsi Kaltara tahun anggaran 2020 di ruang serbaguna gedung Gadis Pemprov Kaltara, Senin (07/12/2020). (Foto Infopubdok Kaltara)

TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA-Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H Irianto Lambrie  berharap  penerima bantuan dari Pemprov Kaltara,  baik penerima hibah dan bantuan sosial (Bansos) dapat menggunakan dana bantuan yang diterima sesuai tujuan pemberian bantuan dan mampu mempertanggungjawabkannya.

Hal itu disampaikan gubernur saat menyerahkan secara simbolis bantuan hibah, bansos, bantuan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, bantuan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan Provinsi Kaltara tahun anggaran 2020 di ruang serbaguna gedung Gadis Pemprov Kaltara, Senin (07/12/2020).

Gubernur juga meminta masyarakat Kaltara untuk bersyukur, karena meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara relatif kecil, masih bisa memberikan sejumlah bantuan.

Kepada para penerima bantuan yang ada,  gubernur berharap agar memanfaatkan bantuan ini dengan amanah dan mempertanggungjawabkan. Teladani dan aplikasikan sifat Rasulullah SAW. Yakni, shiddiq atau jujur, amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas).

“Keempat prinsip ini juga digunakan dalam tata kelola pemerintahan di Kaltara. Dan, mampu membawa Kaltara meraih Opini WTP 6 kali berturut-turut,” ujar gubernur.

Perlu juga diketahui, tiap tahun ada ribuan proposal dari organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga keagamaan maupun sosial di Kaltara yang mengajukan permohonan bantuan.

Namun, memang tidak semuanya bisa diakomodir, baik karena anggaran yang terbatas maupun eksistensinya yang dinilai kurang berkontribusi bagi perkembangan daerah maupun masyarakat.

“Bantuan ini diberikan selektif. Dari itu, penerimanya harus mampu memanfaatkan bantuan yang ada untuk memperkuat perannya di masyarakat juga membantu memperbaiki kesejahteraannya,” gubernur menerangkan.

Bantuan sendiri, ada yang diserahkan kepada kelompok. Ini bertujuan agar individu didalam kelompok tersebut dapat saling membantu, bekerjasama dan memajukan satu sama lain guna meningkatkan kesejahteraan.

“Khusus program bantuan berobat. Ini adalah program yang saya inisiasi dan jalankan selama ini. Lantaran, banyak warga kurang mampu yang membutuhkan layanan kesehatan, baik penjemputan maupun pembiayaan. Lewat program ini, warga dijemput lalu dibawa ke RS dengan biaya yang ditangani Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Menurut gubernur, Pemprov  telah mengusulkan 10.440 pelaku usaha mikro untuk menerima bantuan dari pusat melalui Banpres Produktif yang dilaksanakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM).

Besaran bantuannya Rp 2,4 juta per pelaku usaha. Bantuan ini, kini sudah masuk dalam beberapa tahapan. Rencananya akan dilanjutkan pada 2021.

Sejatinya, untuk memperoleh bantuan ini sangat mudah. Pelaku usaha cukup melakukan pendaftaran, mengisi formulir lalu menunggu diverifikasi oleh tim. Kalau sudah lolos verifikasi, bantuan akan dikirimkan atau ditransfer secara langsung ke rekening masing-masing pengusaha sebesar Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro.

“Bagi pengusaha mikro yang tidak memiliki rekening bank penyalur, akan dibukakan atau dibuatkan secara langsung rekeningnya pada saat pencairan dana,” kata gubernur.

Dari itu, ia  berharap kepada para pengusaha mikro yang belum mendapatkan atau menerima bantuan sama sekali dari pihak perbankan (unbankable), bisa mendaftarkan diri atau mengajukan dirinya melalui kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) kabupaten/kota.

Patut dipahami, didalam undang-udang ada 4 hal yang menjadi tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah. Yakni, melakukan tata usaha negara atau daerah, melakukan pengurusan rumah tangga negara atau daerah, melaksanakan pembangunan di semua aspek, dan melakukan upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dalam arti luas.

“Dan, hari ini, sebagai gubernur, saya melaksanakan tugas dan tanggungjawab itu, membantu masyarakat dan membagikan bantuan sosial dan hibah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (001)

Tag: