Pemkab Kukar Perpanjang Kontrak P3K Jadi 5 Tahun

Bupati Aulia Rahman Basri. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri memastikan, masa kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini diperpanjang menjadi lima tahun.

Kebijakan ini merupakan komitmen untuk memberikan kepastian kerja bagi P3K, di tengah isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mulai mengancam sejumlah daerah akibat tekanan anggaran.

“P3K sekarang di tempat kita tidak satu tahun lagi, kita sudah kontrak lima tahun pada tahun ini,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, perpanjangan kontrak ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi bagian dari upaya untuk melindungi kesejahteraan masyarakat. Sebab, P3K dinilai merupakan bagian dari masyarakat yang harus dijaga keberlanjutan penghasilannya.

Di sisi lain, Bupati Aulia juga memastikan bahwa opsi pengurangan P3K tidak menjadi prioritas pemerintah daerah. Bahkan, ia menyebut langkah tersebut sebagai pilihan paling akhir yang sebisa mungkin dihindari.

“Pilihan untuk mengurangi P3K itu adalah pilihan paling terakhir dan paling menyakitkan. Kalau bisa tidak dilakukan, tidak akan kami lakukan,” tegasnya.

Ia menilai, pemecatan P3K justru berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Kukar, tegas dia, harus benar-benar hadir menjaga kesejahteraan masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kalau kita pecat P3K, sama saja kita mengurangi kesejahteraan masyarakat. Kita akan berupaya untuk mempertahankan itu,” tambahnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Kukar pun memastikan kondisi fiskal daerah masih cukup stabil. Tahun ini, alokasi belanja pegawai mencapai sekitar Rp2,7 triliun dan telah dipastikan ketersediaannya.

“Dan ini sudah given. Artinya, sudah ada,” jelasnya.

Dengan jumlah sekitar 18 ribu aparatur sipil negara (ASN), pemerintah daerah kini menitikberatkan pada peningkatan kinerja sebagai bentuk pertanggungjawaban atas besarnya anggaran yang digelontorkan.

“Tinggal efektivitasnya ditunjukkan melalui kinerja ASN. Kami percaya kawan-kawan ASN bisa menunjukkan performa dan pelayanan terbaik pada masyarakat, sehingga semuanya bisa berjalan seiring seirama dan yang terbaik untuk pembangunan di Kabupaten Kukar,” pungkasnya.

Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan

Tag: