Ax

Ax
Bupati Kutim Ismunandar dan Purnama T Sianturi bersalaman setelah penandatanganan MoU. (Foto: Jani Humas)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) sepakat bekerjasama memanfaatkan, dalam mendukung tugas dan fungsi penyediaan sarana dan prasarana transportasi udara di wilayah Kabupaten Kutim.

Kerja sama ini dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama terkait pinjam pakai slot penerbangan bandara PT Kaltim Prima Coal (KPC) oleh Bupati Kutim Ismunandar dan Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara dan lain-lainnya Kementerian Keuangan, Purnama T Sianturi, disaksikan Kepala Pusat Pengelolaan BMN Sekretariat Jenderal Kementerian EDM Susyanto dan GM Supply Chain PT KPC Asmit Abdullah, di ruang Tempudau, Kantor Bupati, Kamis (21/3/2019).

Kesepakatan atau MoU yang telah berjalan beberapa tahun terkahir ini, memberikan manfaat yang sangat baik bagi publik di Kutim. Namun, kesepakatan hanya dalam satu tahun. Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi dalam pamanfaatan pesawat perintis selama ini, membuat DJKN dan Pemkab Kutim, melakukan MoU dengan tenggang waktu yang lebih lama yakni lima tahun.

“Kita memberikan izin yang lebih panjang kepada Pemkab Kutim, karena memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat. Dari Kementerian Keuangan khususnya pengelola aset dan ESDM, kita selalu mendukung penuh Pemda memberikan pelayanan publik kepada masyarakat, apabila barang milik negara itu dibutuhkan,” ungkap Purnama T Sianturi.

Sementara, Bupati Ismunandar bersyukur atas izin yang lebih panjang yang diberikan oleh Kementerian DJKN tersebut.

Ismu berharap, kedepan bandara Tanjung Bara kedepan bisa lebih ditingkatkan, sehingga pesawat-pesawat besar lainnya bisa mendarat di Sangatta, serta untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) kedepan. (hms15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *