Kadisdikbud Kabupaten Nunukan Junaidi (foto : Budi Anshori/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Pemerintah Kabupaten Nunukan, terus memacu peningkatan pelayanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah perbatasan RI – Malaysia. Salah satunya adalah dengan meningkatkan status sekolah jarak jauh atau filial, menjadi sekolah negeri.

“Ketiga sekolah filial itu memiliki jumlah murid cukup banyak dan telah memiliki gedung sekolah sendiri,” kata Kepala Disdikbud Nunukan Junaidi, Senin (31/8).

Sekolah filial yang kini bertatus negeri adalah, sekolah filial SDN 04 Kecamatan Sebatik Barat menjadi SDN 07, SDN Filial Sekapal menjadi SDN 05 Kecamatan Seimenggaris dan SMP filial Desa Semaja menjadi SMPN 3 Kecamatan Seimenggaris.

Bersamaan dengan berstatus sekolah negeri, Disdikbud Nunukan akan membuat surat pengajuan nota dinas, untuk penunjukan kepada guru-guru yang ditugaskan sebagai koordinator kegiatan sekolah, atau penanggungjawab sementara.

“Berhubung 6 bulan sebelum pelantikan kepala daerah tidak boleh ada pelantikan, maka kami buatkan nota dinas untuk guru penanggungjawab,” sebutnya.

Terkait perpindahan status sekolah pula, Pemkab Tahun 2021 akan menambah jumlah guru negeri, yang ditugaskan di sana dan menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Termasuk, anggaran dari Dana Desa (DD).

Junaidi berharap, sekolah yang ditingkatkan menjadi sekolah negeri, kiranya dapat meningkatkan standar pendidikan, meski saat ini pemerintah daerah belum bisa mengirimkan tambahan guru-guru negeri, ataupun bantuan anggaran.

“Tungulah hasil Pilkada Bupati Nunukan terpilih dilantik. Setelah itu baru kita lantik kepala sekolah dan dikirimkan tambahan guru negeri di sana,” tambahnya.

Selain meningkatkan status sekolah filial menjadi negeri, Disdikbud Nunukan pada tahun ajaran tahun 2021 – 2022 akan membuka sekolah jarak jauh untuk SMP, di Kecamatan Lumbis Pansiangan.

Pendirian SMP Filial Lumbis Pansiangan bertujuan menampung tamatan SD, dimana tahun-tahun sebelumnya bersekolah di SMP di Lumbis Ogong, ataupun Lumbis Mansalong, dengan jarak perjalanan cukup jauh menyusuri sungai dan darat.

“Kecamatan Lumbis Pansiangan belum memiliki SMP. Kalaupun ada sekolah jauh di Lumbis Ogong dan sekolah di Mansalong Lumbis,” terangnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *