Pemkab Nunukan Pastikan Stok Bahan Pokok Cukup Sampai Lebaran

Kepala Bidang Perdagangan, DKUKMPP Nunukan, Dior R Frame melakukan pengawasan stabilitas dan harga bahan pokok di pasar Inhutani. (Foto DKUKMPP/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Pemerintah Nunukan, Kalimantan Utara usai menggelar rapat koordinasi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan hingga lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, memastikan stok bahan pokok atau pangancukup.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan, Dior R Frame, mengatakan rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Iwan Kurniawan melibatkan sejumlah instansi pemerintah daerah.

“Fokus pembahasan seputar stok kebutuhan barang, transportasi angkutan kapal, hingga menjamin harga tetap stabil selama Ramadan,” kata Dior, Jumat (20/02/2026).

Dior menuturkan, berdasarkan hasil pengawasan di lapangan kondisi stok dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Nunukan, masih dalam batas aman atau tercukupi selama Ramadan hingga Idul fitri nanti.

Kepastian amannya stok bahan pangan dilihat dari jalur distribusi atau supply chan yang sudah kembali normal, dimana kapal laut KM Thalia yang biasa mengangkut kebutuhan barang dan orang dari Sulawesi Selatan kembali masuk Nunukan.

“KM Thalia kembali beroperasi setelah docking hampir 3 minggu, jadi kemungkinan distribusi sembako, khususnya beras akan lancar,” ujarnya.

Begitu pula terhadap ketersediaan ayam potong dan telur ayam baik produksi lokal maupun pasokan dari Sulawesi Selatan dalam kondisi cukup tersedia, hal berbeda kemungkinan terjadi pada komoditi cabai merah dan cabai rawit.

“Harga cabai di bulan Ramadan dan Idul Fitri biasanya mengalami kenaikan cukup tinggi karena meningkatnya permintaan pasar,” sebutnya.

Antisipasi kenaikan harga dan kelangkaan barang yang saat ini telah dilakukan pemerintah daerah adalah meningkatkan pengawasan pasar serta menghimbau pedagang/agen untuk meningkatkan volume pesanan barang.

Selain pengawasan terhadap pedagang, stabilisasi harga barang dapat pula dilakukan dengan membuka pasar murah difasilitasi oleh pemerintah daerah sebagaimana dilaksanakan minggu lalu di gedung UMKM center Nunukan.

“Hari Sabtu 21 Februari 2026 jadwal pasar murah di Kecamatan Nunukan Selatan, tanggal 23 – 27 Februari di wilayah Sebuku, Sembakung dan Lumbis,” jelas Dior.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan

Tag: