aa
Grafis Infopubdok Kaltara

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk kegitan tahun 2019 mengusulkan 12 paket proyek jalan dan jembatan di Kabupaten Malinau dan Nunukan dibiayai pemerintah pusat atau APBN.

“Alhamdulillah, mewakili masyarakat Indonesia di Kaltara, utamanya yang ada di perbatasan, saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang begitu besar kepada Kaltara,” kata Gubernur Kaltara, DR H Irianto Lambrie. (Proyek jalan dan jembatan yang diusulkan lihat grafis).

Menurut gubernur, melanjutkan program tahun ini dan tahun sebelumnya, pada 2019 mendatang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali mengalokasikan anggaran yang besar untuk pembangunan jalan dan jembatan di wilayah perbatasan Kaltara. “Pagu anggarannya diinformasikan Rp 638 miliar. Dana ini untuk mengakomodir 12 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan,” ungkapnya.

Disamping hasil dari komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pusat,  proyek infrastruktur di Kaltara juga merupakan komitmen pemerintah pusat agar infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah perbatasan segera terwujud.  “Pembangunan jalan dan jembatan, utamanya ke wilayah terosilir, seperti perbatasan memang menjadi priotitas utama kita. Karena secara langsung akan membuka konektifitas wilayah, sehingga mempermudah jalur logistik, dan merangsang pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Irianto.

Di Kaltara direncanakan dibangun jalan perbatasan sejauh 824 kilometer. Jalan ini ditargetkan bisa tersambung dan fungsional pada akhir 2019. Dengan kondisi sebagian beraspal, sebagian perkerasan agregat, dan perkerasan tanah. Saat ini masih ada 126 kilometer jalan di Kaltara yang belum tembus dan direncanakan dituntaskan tahun 2019. “Dengan terbangunnya sarana infrastruktur ini, saya mengajak masyarakat untuk tak lupa bersyukur. Di samping juga, untuk selalu mendukung program-program pemerintah di daerah,” kata gubernur. (001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *