Penambahan Kasus Corona di Samarinda Bukan Imbas Pilkada

Plt Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih dalam suatu kesempatan memberikan penjelasan kepada wartawan di rumah jabatan Wali Kota. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kasus positif Covid-19 di Samarinda, terus merangkak naik. Per Minggu (13/12), tercatat 6.277 kasus. Kendati demikian, kenaikan kasus bukan imbas dari Pilkada, Rabu (9/12) lalu.

Dinas Kesehatan kota Samarinda melansir, ada penambahan 43 kasus baru positif Covid-19. Untuk kasus sembuh ada 5.685 orang, dengan angka kematian 204 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih menerangkan, angka kesembuhan jika diprosentasekan mencapai 90,6 persen.

“Ada 388 orang berstatus dalam perawatan Covid-19,” kata Ismed, kepada wartawan, Minggu (14/12) malam.

Ismed menjelaskan, meski demikian, penambahan kasus positif Covid-19, masih relatif stabil. “Sampai sekarang, Samarinda untuk kasus positif tetap stabil. Tidak ada peningkatan signifikan sehubungan Pilkada,” ujar Ismed.

Bahkan, menurut Ismed, kota Samarinda telah melewati puncak gelombang kedua kasus Covid-19. Perihal proses pemungutan suara yang berlangsung di tingkat PPK, Ismed berharap tetap mengindahkan protokol kesehatan.

“Puncak gelombang kedua di Samarinda, di bulan Oktober kemarin. Ya, kami berharap, tidak ada penularan dari proses Pilkada,” pungkas Ismed. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *