Pengakuan Pemulung Maling Mesin Sambil Bawa Anak di Samarinda

Pandi kembali masuk penjara ketiga kalinya terkait kasus pencurian (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pandi (43), warga Samarinda meringkuk di penjara. Bukannya memulung, dia terekam kamera CCTV maling barang dua mesin di toko kawasan Jalan AW Syahrani.

Aksinya itu dilihat juga anaknya yang berusia 7 tahun, dan berdiam di dalam gerobak. Anak itu juga kerap ikut memulung, namun tugasnya hanya memungut kardus.

“Anak saya sering ikut karena dia ikut pungut kardus,” kata Pandi, ditemui di Polresta Samarinda, Jumat (4/2).

Menurut Pandi, istrinya pun juga memberikan izin dia membawa anaknya saat memulung. “Ibunya tahu saya bawa anak. Dia kasih izin anak ikut karena tahunya anak cuma ambil kardus saja,” ujar Pandi, yang mengaku keluar penjara 2019 lalu.

Nekatnya Pemulung di Samarinda, Maling Sambil Bawa Anak

Pandi bilang dia tidak tahu kalau dua mesin yang dia ambil di halaman Ruko di Jalan AW Sjahrani ternyata masih digunakan pemiliknya.

“Saya kira sudah rusak, makanya saya ambil. Kalau barang itu posisinya dalam pagar, tidak mungkin saya ambil. Posisinya pinggir jalan,” kilahnya.

Pandi juga tahu risiko yang dia hadapi ketika mengambil barang bukan miliknya. Di antaranya, diamuk massa apabila ketahuan mencuri.

“Paham sih. Karena itu tadi fikir saya barang itu rusak makanya berani saya ambil,” pungkasnya.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: