Pengelola Kanal YouTube Aktual TV jadi Tersangka Penyebar Hoaks dan Adu Domba

Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi. (Foto Humas PMJ)

JAKARTA.NIAGA.ASIA– Polres Jakarta Pusat menyatakan telah menetapkan tiga orang pengelola Kanal YouTube Aktual TV sebagai tersangka penebar hoaks dan adu domba. Konten tersebut diduga merupakan modus baru propaganda era digital.

Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, konten yang di-upload di Aktual TV merupakan modus baru era digital saat ini.

Dia mengibaratkan jika salah mengunggah konten dapat menimbulkan kerusuhan seperti yang terjadi di Surabaya dan Papua.

“Ini adu domba era digital, menimbulkan keonaran, dalam rangka keuntungan pribadi. Ini menjadi catatan keperihatinan kita bersama,” kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jumat (15/10).

Hengki menuturkan, ada sebanyak 765 konten yang diunggah di akun YouTube Aktual TV tersebut. Dalam akun tersebut menyebarkan kebencian dan adu domba.

Tidak hanya itu, konten yang dibuat oleh Aktual TV turut disebar di berbagai platform media sosial, mulai dari Instagram, Facebook, dan  Twitter, sehingga semakin viral.

“Ini sangat berbahaya apalabila diterima oleh masyarakat dengan tingkat literasi digital yang rendah. Kalau kita paham, tidak akan percaya, kalau masyarakat yang literasi rendah akan percaya. Ini berpotensi kegaduhan,” tutur Hengki.

Dia memastikan akan terus melakukan penelusuran terhadap akun-akun yang membuat dan mengunggah konten hoaks.

Dari penelusurannya tidak hanya Aktual TV yang melakukan adu domba tapi masih ada sejumlah akun lain.

“Ini bukan akun satu-satunya, ada akun lain, kami masih selidiki. Ini edukasi dan pemahaman, buat kita semua, ada adu domba melalui akun YouTube dengan tujuan materi,” ujarnya.

Tiga orang pengelola kanal YouTube Aktual TV ditetapkan sebagai tersangka atas kasus produksi hoaks yang berpotensi menimbulkan kegaduhan atau keonaran di tengah masyarakat. Tiga tersangka berinisial AZ, M dan AF.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya | Editor : Intoniswan

Tag: