Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie diadampingi Sekda, H Suriansyah. (Foto Infopubdok Kaltara)

TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA- Program pemberangkatan umroh yang didanai  APBD Pemprov Kalimantan Utara diharapkan dapat lebih rapi dan tertib administrasi. Selain itu, sebisanya direalisasikan pada bulan Agustus. Bukan akhir tahun seperti sebelumnya.

Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie dalam rapat staf yang berlangsung, Senin (17/2/2020).

Kemudian, kata gubernur, Pemprov Kaltara juga akan menyalurkan bantuan mesin pengolahan air bersih untuk Lapas Kelas IIIB Nunukan. Selain itu, Pemprov juga akan mencoba untuk memberikan bantuan mobil ambulans guna kebutuhan penanganan kesehatan warga binaan Lapas IIIB Nunukan.

“Pemprov Kaltara juga akan menyurati BI untuk memohon dukungan bantuan melalui CSR-nya, berupa mobil pemadam kebakaran,” kata gubernur.

Dalam rapat juga ditargetkan pada April hingga Mei akan dilakukan peresmian beberapa proyek fisik yang didanai APBD Provinsi Kaltara dan telah tuntas dibangun. Seperti proyek pengembangan Pelabuhan Tengkayu I, Toko Indonesia, dan lainnya.

Gubernur juga menyambut mendukung rencana pagelaran dialog dan seminar kemaritiman tingkat nasional yang menghadirkan 2 narasumber berkompeten di bidang kemaritiman yang akan dikoordinasikan antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara.

“Untuk lebih menggaungkannya, diminta keterlibatan para pengusaha perikanan dan kelautan di Kaltara,” pungkasnya. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *