Proses evakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Mahakam, Kamis (3/9). Tim SAR tetap menjalankan prosedur protokol Covid-19 dengan mengenakan baju hazmat. (Foto : HO/Basarnas)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Ardi, pemuda 24 tahun penjaga pelabuhan di Loa Kumbar, Sungai Kunjang, Samarinda, yang dicari 2 hari ini di Sungai Mahakam, ditemukan tidak bernyawa mengambang di sungai, siang ini tadi. Dengan begitu, operasi SAR ditutup.

“Korban berhasil ditemukan unsur SAR gabungan, sekitar jam 2 siang ini,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto, dalam penjelasan dikutip Niaga Asia, Rabu (3/9) sore.

Octavianto menerangkan, jasad korban ditemukan di sungai, berjarak kurang lebih 400 meter dari titik awal, perkiraan korban tercebur ke sungai, dan tenggelam.

Berita terkait :

Penjaga Pelabuhan di Samarinda Diduga Tenggelam di Mahakam

“Kurang lebih sekitar 400 meter ke arah hilir sungai, kondisi meninggal dunia,” ujar Octavianto.

Tim SAR gabungan, bergegas mengevakuasi korban ke darat. Namun demikian, atas permintaan keluarga, lanjut Octavianto, korban dibawa ke rumah duka.

“Saat ini, atas permintaan pihak keluarga korban, korban dibawa ke rumah duka,” ungkap Octavianto.

Dengan demikian, menyusul penemuan korban, operasi SAR pun ditutup. Semua unsur SAR yang terlibat, kembali ke kesatuan masing-masing untuk kembali bersiaga.

“Dengan demikian operasi SAR diusulkan untuk di tutup,” demikian Octavianto. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *