Penjelasan Diskominfo Kaltim Soal Instruksi Sabtu-Minggu Warga di Rumah Saja

Pedagang cabai di Pasar Segiri Samarinda. Aktivitas di pasar tradisional diimbau juga tidak beroperasi di hari Sabtu – Minggu. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi, dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang dipimpin Gubernur Kaltim Isran Noor, Kamis (4/2) kemarin, yang dihadiri Forkopimda Kaltim dan seluruh Wali Kota/Bupati se-Kaltim secara virtual, diminta warga di rumah saja, pada Sabtu-Minggu.

“Bapak Gubernur, setelah mendengar laporan terkini masalah covid-19 dari Kabupaten dan Kota dan saran-saran dari Forkominda, maka beliau harus merumuskan dan mengambil langkah-langkah yang cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis antara Pemda Provinsi, dan Pemda Kab/Kota,” kata Kadis Kominfo Kalimantan Timur Muhammad Faisal, dikutip Niaga Asia melalui keterangan tertulis, Jumat (5/2).

Faisal menerangkan, atas kesepakatan Wali Kota, dan Bupati se Kaltim itu, maka keluarlah Instruksi Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengendalian, Pencegahan, Penanganan Wabah Pandemi Corona Virus Disease-2019 Di Provinsi Kalimantan Timur.

“Diinstruksikan seluruh kabupaten dan kota di Kaltim untuk memberlakukan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, membentuk dan mengaktifkan Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dari tingkat Pemerintah Kota/Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa hingga tingkat RT,” ujar Faisal.

Ditegaskan pula dalam instruksi, pada poin 4 dan 5, bahwa seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah setiap hari Sabtu dan Minggu, sejak tanggal 6 Februari 2021, sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Mudahan hanya Sabtu-Minggu ini saja (6-7 Februari). Jika grafik menurun karena kepatuhan masyarakat tinggi terhadap protokol kesehatan, Alhamdullillah maka tidak akan berlanjut lagi. Sebaliknya jika grafik terus meningkat, maka bisa saja Sabtu-Minggu berikutnya akan diberlakukan lagi,” tegas Faisal.

Untuk itu, menurut Faisal, diperlukan ketegasan aparat satuan tugas di masing-masing kabupaten/kota, terkait operasi justisi secara terus menerus dan terpadu.

“Penegakan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19 ini sangat penting dan besar pengaruhnya. Untuk itu mari bersama-sama secara terpadu dan sinergis antara provinsi dan kabupaten kota serta unsur TNI dan Kepolisian, melakukan hal ini,” demikian Faisal. (006)

Tag: