Penting! Aksi Bersama Pakai Masker di Kalimantan Timur

Warga kota Pyongyang, Korea Utara sangat disiplin memakai masker. (Hak atas foto Reuters Image caption)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Minimnya kepatuhan masyarakat menggunakan masker, jadi sorotan Gugus Tugas Covid-19. Tidak terkecuali di Kalimantan Timur. Aksi gerakan massal menggunakan massal menggunakan masker dirasa penting, untuk meminimalisir terjadinya penularan melalui droplet.

“Perlu adanya gerakan memakai masker bersama di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, dalam penjelasan virtual.

Andi menerangkan, ada beragam kemungkinan alasan minimnya kepatuhan masyarakat menggunakan masker. “Kita tidak tahu, apakah masyarakat tidak tergugah, atau belun termotivasi untuk selalu menggunakan masker,” ujar Andi.

“Karena, mungkin belum tahu manfaat apa yang didapat dengan memakai masker. Sebab, yang dirasakan selama ini, hanya keluhan saja saat menggunakan masker. Seperti merasa sesak, tidak nyaman bernafas, merasa sulit berkomunikasi,” tambah Andi.

Untuk itu, lanjut Andi, itu memang menjadi dampak awal yang didapatkan, apabila ingin memulai suatu perubahan perilaku, sebagai adaptasi kebiasaan baru. “Itu tantangannya,” sebut Andi.

“Dengan menggunakan masker, penularan (virus SARS-CoV-2 yang sebabkan Covid-19) secara masif mungkin saja tidak terjadi saat bicara, dan bersin, karena bisa ditahan masker,” terang Andi.

Dijelaskan pula, droplet yang keluar dari seseorang apabila sambil mengenakan masket, tidak akan terlontar jauh. Sehingga, orang lainn di sekitarnya tidak kontak langsung dengan droplet yang keluar dari seseorang.

“Masker juga membentengi diri, agar tidak terhirup apabila ada droplet yang keluar dari penderita (orang tanpa gejala), ataupun orang lain, yang bisa melayang di udara apabila tertiup angin,” jelas Andi lagi.

“Pengunaan masker ini akan jauh lebih efektif apabila dilakukan semua pihak. Tidak saja orang yang sakit, tapi juga sehat apabila beraktivitas di luar. Agar semua terlindungi can melindungi,” demikian Andi, sambil juga mengingatkan pentingnya mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, jaga jarak, dan menghindari kerumunan. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *