Armada kapal PT Pelni yang melayani rute antar pulau (foto : HO/Antara)

TARAKAN.NIAGA.ASIA – Keinginan masyarakat Tarakan yang hendak bepergian ke Surabaya, Jawa Timur, menggunakan transportasi kapal laut secara langsung belum bisa direalisasikan. Minimnya penumpang jadi alasan BUMN pelayaran itu.

Hal ini disampaikan oleh PT Pelni, melalui surat tertanggal 23 Oktober 2019 kepada Walikota Tarakan, yang menjawab surat usulan Pemkot atas penambahan rute atau trayek kapal PT Pelni Tarakan-Surabaya.

Keterangan tertulis dari Diretur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni O.M Sodikin yang diterima wartawan di Tarakan, disampaikan bahwa setelah dilakukan evaluasi terhadap asal dan tujuan penumpang angkutan laut di wilayah Tarakan, realisasi penumpang trayek Tarakan-Surabaya hanya sejumlah 58 orang setiap kali pelayaran.

“Sementara untuk rute lainnya yaitu ke Pare-pare, Makassar, dan Balikpapan mampu menembus 1.454 penumpang per bulan,” kata Sodikin, Kamis (14/11).

Sementara saat ini PT Pelni juga memiliki keterbatasan armada. Alternatifnya, bagi calon penumpang Tarakan tujuan Surabaya, daat melakukan perjalanan dari Tarakan ke Makassar, dengan menggunakan KM Bukit Siguntang, dan dilanjutkan dengan KM Dabonsolo tujuan Surabaya. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *