
NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Pasca lebaran Idulfitri 1447 Hijriyah/2026, jumlah penumpang speedboat reguler rute Nunukan – Tarakan, Kalimantan Utara, mebeludak, mengalami lonjakan signifikan seiring dimulainya arus balik.
Kelapa Seksi Operasional Pelayanan Kepelabuhanan, UPTD PLBL Nunukan, Alexander, mengatakan, lonjakan arus balik mulai terlihat sejak keberangkatan tanggal 22, 23 dan 24 Maret 2026
“Satu hari pasca lebaran jumlah penumpang sudah mulai terlihat membludak, terutama tanggal 23 dan 24 keberangkatan penumpang per harinya mencapai 449 – 462 orang,” kata Alekander pada Niaga.Asia, Rabu (25/03/2026).
Lonjakan penumpang juga terlihat harin ini, semua tiket Nunukan – Tarakan keberangkatan pagi dan siang hari habis diboking sejak 2 hari lalu dengan harga tiket Rp 280.000/orang.
Antrean pembelian tiket memadati semua loket agen pelayaran, tidak sedikit calon penumpang terpaksa menunda keberangkatan karena tiket sudah terjual habis.
“Tiket speedboat hari ini sudah habis diboking 2 hari lalu, begitu pula untuk tiket keberangkatan Kamis 26 Maret sudah habis,” kata Alexander.
Bersamaan lonjakan arus balik penumpang, seluruh satuan instansi yang berjaga di PLBL Nunukan mulai dari Kepolisian, Dishub Nunukan dan KSOP turut meningkatkan keamanan dan kewaspadaan di kawasan pelabuhan.
Himbauan juga terus disampaikan kepada calon penumpang maupun agen pelayaran agar mentaati aturan pelayaran seperti menyiapkan rompi jaket pelampung sesuai jumlah penumpang speedboat.
“Semua pelayaran speedboat penuh penumpang, jadi agen kapal harus mewaspadai gangguan pelayaran dan kemungkinan terjadi kecelakaan laut,” bebernya.
Alexander menerangkan, pelayaran speedboat regular yang diberangkatkan setiap harinya sebanyak 8 unit dari 10 unit speedboat yang terdaftar dengan jumlah penumpang bervariasi tergantung kapasitas muatan antara 56 sampai 78 orang.
Adapun jadwal keberangkatan speedboat dari Nunukan – Tarakan mulai pukul 07:20 Wita hingga pukul 14:15 Wita, sedangkan waktu kedatangan speedboat dari Tarakan – Nunukan dari pukul 11:15 Wita hingga 17:30 Wita.
“Ada 2 unit speedboat tidak berlayar yakni armada Poilay trouble mesin, sedangkan Sinar Baru Express Junior 2 biasanya untuk carteran,” ujarnya.
Selain 8 unit speedboat reguler, angkutan laut rute Nunukan – Tarakan di masa padat penumpang arus balik biasanya menggunakan speedboat carteran atau armada speedboat ukuran kecil yang secara aturan tetap bisa berlayar selama dilengkapi dokumen.
Pelayaran speedboat carteran atau speedboat kecil biasanya digunakan oleh penumpang emergensi gawat darurat atau calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket speedboat reguler.
“Banyak calon penumpang terkesan memaksa minta beli tiket regular alasanya menyesuaikan jadwal keberangkatan pesawat di Tarakan hari itu,” bebernya.
Keluhan seperti ini selalu muncul disaat lonjakan arus balik lebaran, rata-rata calon penumpang selalu berdalih tiket pesawat yang sudah di boking akan hangus apabila gagal berangkat sesuai jadwal hari.
“Saran saya, booking tiket speedboat dulu, setelah itu booking tiket pesawat, percuma dapat tiket pesawat kalau tidak bisa berangkat ke Tarakan,” ungkapnya.
Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan
Tag: Transportasi