AA

Petugas PDAM TTB Kutim menyuplai air di tempat cuci tangan. (Dok Pro Kutim)

SANGATTA.NIAGA.ASIA-Berbagai pihak turut berpartisipasi dalam upaya melawan pandemi COVID-19 yang ikut melanda Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Banyak pihak yang peduli memberikan bantuan guna mencegah penyebaran virus ini.

Salah satunya adalah menyediakan tempat cuci tangan komunal atau wastafel portable yang dipasang disetiap fasilitas umum. Mulai dari Pasar Teluk Lingga, Pasar Induk Sangatta, Terminal Kilo 3 hingga Pos Pemantauan Kilo 1 Sangatta-Bontang.

Untuk memastikan ketersedian air dibelasan tandon cuci tangan ini, PDAM Tirta Tuah Benua (PDAM TTB) Kutim setiap hari rutin melakukan suplai air bersih. Tandon-tandon itu pun diisi air bersih menggunakan mobil tangki berkeliling ke setiap wilayah yang terdapat tempat cuci tangan komunal.

Direktur PDAM TTB Kutim Suparjan melalui Ketua Tim COVID-19 PDAM TTB Kutim Agus Sugiharto mengatakan, berdasarkan instruksi pemerintah dalam mendukung pencegahan COVID-19, PDAM TTB Kutim mengerahkan seluruh aset yang ada. Lewat keputusan direksi membentuk tim pencegahan dan penanganan COVID-19 dilingkup PDAM TTB. Tim tersebut bertugas khusus untuk pemenuhan kebutuhan air selama pandemi COVID-19.

“Guna memokuskan penangangan virus ini, direktur langsung mengaktifkan personil melalui Surat Keputusan Direktur Nomor : 800/15/Tim/PDAM-KT/III/2020 tentang pembentukan tim pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan PDAM TTB Kutim,” terang Agus Sugiharto di ruang kerjanya, Kantor Pusat PDAM TTB Kutim, Minggu (26/4/2020).

Selain itu, pihaknya juga mendukung secara penuh gugus tugas percepatan pencegahan COVID-19 yang dibentuk pemerintah daerah hingga di Kecamatan. Ia mengatakan direksi juga langsung menugaskan pegawai PDAM unit kecamatan untuk melakukan komunikasi, agar terlibat dalam penanganan COVID-19 diwilayah kecamatan masing-masing.

“PDAM Unit Bengalon hingga Muara Wahau. Sejak awal Maret telah mengakomodir permintaan air dan kaporit untuk mobil tangki PMK maupun BPBD dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di pemukiman,” ungkapnya.

Senada, Anggota Tim COVID-19 PDAM TTB Kutim Saferius mengungkapkan tiap pendistribusian air, ada dua petugas yang bertangung jawab mengisi tandon cuci tangan. Setiap hari personil memastikan tandon terisi penuh.

“Dalam sehari, mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dua kali diisi untuk memenuhi semua kebutuhan air di tiap tandon cuci tangan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, selama pengisian sejak Maret lalu hingga kini, belum ada kendala berarti. Hanya ada di beberapa lokasi, barang perlengkapan di tempat cuci tangan hilang, yakni botol-botol sabun. Dia berharap kedepan fasilitas ini dapat dirawat, dijaga agar dapat dinikmati bersama.

“Botol sabun diambil, diganti dengan botol air mineral kemasan,” bebernya.

Untuk diketahui, dari hasil rekap tim COVID-19 PDAM TTB Kutim, khusus di Sangatta Utara, pengisian dilakukan di 14 lokasi dengan tandon berjumlah 29 unit. Total air yang harus disediakan mencapai 34.400 liter. Sedangkan di Sangatta Selatan terdapat 5 lokasi. Diantaranya Pasar Sangatta Selatan, Puskesmas hingga Kantor Desa. Terdapat 8 tandon dengan kebutuhan air sebanyak 6.100 liter per harinya. (*/hms7)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *