Ketua KPU Kaltim Rudiansyah (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – KPU Kaltim memulai pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu serentak 2019. Prosesnya cukup menyita waktu. Mengingat, KPU Kaltim mesti memperbaiki kesalahan-kesalahan yang semestinya sudah diperbaiki di tingkat kabupaten dan kota.

Hingga malam ini, baru proses rekap kota Bontang dan kabupaten Paser yang benar-benar rampung. Untuk kabupaten Mahakam Ulu, masih berlangsung dimulai pukul 21.00 WITA malam ini. Sebelumnya, Bawaslu sempat mengingatkan perlunya dilakukan perbaikan.

“Bawaslu mengingatkan beberapa proses yang menjadi catatan Bawaslu dan itu menjadi bahan koreksi bagi KPU Provinsi. Termasuk catatan dari peserta dan dari KPU Kab Kota,” kata Ketua KPU Provinsi Kaltim Rudiansyah, ditemui di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (9/5) malam.

Dijekaskan Rudiansyah, koreksi itu terjadi ketika di tingkat Kabupaten dan Kota, tidak terjadi penyelesaian atas kesalahan data pada sertifikat. “Karena semua berkonsentrasi pada perolehan suara, lupa pada sertifikat. Sama-sama konsentrasi ke situ (perolehan suara),” ujar Rudiansyah.

Padahal, lanjut Rudiansyah, sejak dari TPS ditemukan kesalahan untuk posting jenis kelamin laki-laki maupun perempuan dalam data kita baik sisi DPT, DPTb dan DPK. “Akhirnya mengumpul di kabupaten kota. Otomatis di tingkat provinsi kita harus bersihkan semua data itu,” tambah Rudiansyah.

Sementara Ketua Bawaslu Saiful Bahtiar menambahkan, Bawaslu ingin memastikan, proses rekapitulasi berjalan sesuai ketentuan. “Tidak menutup kemungkinan dari proses ini, ada koreksi-koreksi atau perbaikan-perbaikan. Shingga nanti rekap di tingkat nasional, ini sudah ada penjelasan yang bisa kita jelaskan di forum tersebut,” demikian Saiful. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *