
TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA – Sepanjang Agustus 2025 – November 2025, penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bertambah sebanyak 21.830 orang. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Bulan November 2025 sebanyak 16.020 orang atau 3,83 persen, atau turun -0,02 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2025.
Sementara jumlah angkatan kerja pada November 2025 sebanyak 418.420 orang, naik
22.614 orang dibanding Agustus 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat sebesar 3,70 persen poin dibanding Agustus 2025.
Penduduk yang bekerja di Bulan November 2025 sebanyak 402.400 orang, meningkat sebanyak 21.828 orang dari Agustus 2025. Lapangan pekerjaan yang mengalami penyerapan
tenaga kerja terbesar pada November 2025 adalah lapangan pekerjaan pertanian, perikanan, dan kehutanan sebesar 29,43 persen.
Jumlah penduduk bekerja di Kaltara 2025 sebanyak 402.400 orang. Pada November 2025, penduduk bekerja di Kaltara didominasi oleh sektor Pertanian 29,43 persen, Perdagangan (16,46 persen), Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (9,28 persen). Selanjutnya Administrasi Pemerintah 9,21 persen, Konstruksi 6,47 persen, dan Industri Pengolahan 6,0 persen.
Demikian dilaporkan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara (BPS Kaltara), Dr. Mustaqim dalam Konferensi Pers secara daring 05 Pebruari lalu.

Pada November 2025, penduduk yang bekerja di kegiatan formal sebanyak 211.372 orang (52,53 persen). Kemudian penduduk bekerja di kegiatan informal pada November 2025 sebesar 191.028 persen atau 47,47 persen.
Persentase setengah penganggur turun sebesar -1,82 persen poin dibandingkan Agustus 2025 dan persentase pekerja paruh waktu menurun sebesar -3,58 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Menurut Mustaqim, Pekerja Penuh adalah mereka yang bekerja minimal selama 35 jam seminggu. Pekerja Paruh Waktu adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi tidak mencari pekerjaan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain.
“Setengah Pengangguran adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan,” paparnya.

BPS Kaltara juga mencatat selama tiga bulan terakhir (Agustus 2025–November 2025), baik TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) laki-laki maupun perempuan mengalami peningkatan. Posisi TPAK laki-laki pada November 2025 yakni 86,70 persen dan perempuan 58,15 persen.
Kemudian, Persentase TPT Februari 2025–November 2025 juga mengalami penurunan dari 3,90 persen jadi 3,83 persen. TPT Menurut Jenis Kelamin Laki-laki pada Februari 2025 sebesar 4,88 persen dan turun pada November 2025 jadi 4,27 persen. TPT Menurut Jenis Kelamin Perempuan pada Februari 2025 sebesar 2,26 persen dan naik pada November 2025 jadi 3,10 persen.
TPT Menurut Wilayah Kota Februari 2025 tercatat 5,14 persen dan November 2025 sebesar 4,76 persen. TPT Menurut Wilayah Perdesaan Februari 2025 tercatat 1,76 persen dan November 2025 sebesar 2,22 persen.
Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan
Tag: Ketenagakerjaan