aa
Salah satu instalasi pengolahan air (IPA) air bersih Perumdam Tirta Kencana (foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Kencana Samarinda, berencana melakukan pengurasan IPA Unit Tirta Kencana selama 3 hari mulai 6-8 April 2020. Pengurasan akan dilakukan secara bertahap, disebabkan ada 5 bak reservoir.

Rencananya pada hari Senin (6/4), dilakukan pengurasan reservoir 1 dan 2. Pada Selasa (7/4), pengurasan reservoir 3 dan 4. Sedangkan pada hari Rabu (8/4) dilakukan pengurasan reservoir 5. Pekerjaan itu sendiri dimulai pukul 08.00 Wita sampai selesai.

Demikian disampaikan Direktur Teknik Ali Rachman AS, didampingi Kabag Produksi Hadinata, serta Kasi IPA Unit Tirta Kencana Encik Deny Hariady, melalui Humas HM Lukman.

“Ya, dijadwalkan hari Senin sampai Rabu kita akan kuras IPA Tirta Kencana secara bertahap. Karena di Unit IPA Tirta Kencana memiliki 5 bak reservoir. Semua di mulai pukul 08.00 wita sampai pukul 13.00 Wita tiap harinya. Pengurasan sudah jadi agenda rutin per 3 bulan sekali, untuk jaga kualitas produksi. Apalagi pasca dampak air bangai,” kata Lukman, dalam keterangan tertulis Minggu (5/4).

Diterangkan Lukman, pengurasan di IPA Tirta Kencana berdampak pada gangguan distribusi diantaranya wilayah Kota. Seperti di Jalan Arjuna, Jalan Merbabu, Jalan Merapi, Jalan Cermai, Jalan Pasundan, Jalan KS Tubun, Jalan Wolter Monginsidi, Jalur Boster Sirad Salman.

Selain itu juga jalur Boster Segiri, Jalan Pahlawan, Jalan Bhayangkara, Jalan Dr Sutomo, Jalan Perniagaan, Perum Prevab, Jalan AM Sangaji, Jalan Hasan Basri, Jalan Gatot Subroto, Jalan A Yani, Jalan Remaja, Jalan Sentosa, Jalan Kemakmuran, Jalan Pelita, Jalan Gerilya, Jala Samanhudi, Jalan Lambung sebagian, Jalan Awang Long, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Khalid, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan P Hidayatullah, Jalan Muso Salim, Jalan Cut Mutia, Jalan Aminah Syukur, Jalan A Dahlan, Jalan Basuki Rahmat, serta Jalan KH Agus Salim dan sekitarnya.

“Dihimbau kepada masyarakat pelanggan, untuk bisa menampung air selagi masih mengalir, sebagai persediaan. Karena disaat pekerjaan berlangsung, aliran distribusi sementara dihentikan,” ujar Lukman.

Dia menjelaskan, atas nama manajemen, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan ini. Pengurasan dimaksudkan untuk menjaga kualitas, dan diupayakan bisa secepatnya selesai agar aliran distribusi bisa kembali normal dan lancar.

Sebagai informasi, biasanya jika pekerjaan selesai dan dialirkan dialiran pertama, air menjadi agak keruh. Sebab, saat ada aliran endapan lumpur di dalam pipa, terbawa arus, dan akan menjadi jernih sendiri jika aliran sudah normal.

Untuk informasi dan pelaporan bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau chat WA ke 0811553536 dan 0811552226. Informasi juga bisa dilihat melalui Media Sosial FB dan IG PERUMDAM Tirta Kencana Kota Samarinda. (*/006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *