PANTAU
Bupati Kubar FX Yapan, Wakil Bupati Kubar, H. Edyanto Arkan bersama Kapolres Kubar, AKBP I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf. Rudy Setiawan, dan perwira dari Kodam VI Muawarman, Kol. Chb Sri Sadono (Kahubdam) dan Letkol Inf. Agus Supriyono (Waksop Kasdam), serta stakeholder Kubar lainnya sama-sama melakukan pemantauan proses pemungutan suara Pilgub Kaltim Tahun 2018. (Foto: Arifin)

SENDAWAR.NIAGA.ASIA-Kondisi keamanan di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu pasca pemungutan dan perhitungan suara dilaporkan Kapolres Kutai Barat, AKBP, I Putu Yuni Setiawan, aman. Proses pemungutan maupun perhitungan suara berjalan lancar.

“Sejauh ini tidak ada laporan masuk dari kecamatan-kecamatan yang mengatakan ada gangguan. Kita tetap memantau hingga semua kotak suara sampai di KPU Kabupaten,” kata I Putu Yuni Setiawan pada wartawan, Rabu (27/6/2018).

Sedangkan Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan dan istri  menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 49, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar) tepat pukul 08.30 Wita. Usai menggunakan hak pilihnya, Bupati Kubar beserta Wakil Bupati H. Edyanto Arkan melakukan pemantauan ke sejumlah TPS. Bupati Yapan didampingi Kapolres Kubar, AKBP. I Putu Yuni Setiawan, Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf. Rudy Setiawan serta tamu dari Kodam VI Muawarman, Kol. Chb Sri Sadono (Kahubdam) dan Letkol Inf. Agus Supriyono (Waksop Kasdam), serta stakeholder Kubar lainnya.

Yapan saat diwawancarai wartawan mengatakan yakin proses pemungutan dan perhitungan suara berjalan aman dan lacar di seluruh kampung-kampung di Kubar dan petugas TPS bekerja sesuai ketentuan seperti diterimanya saat pelatihan. “Petugas TPS rata-rata sudah sering melakukan tugas yang sama, jadi saya rasa mereka ini sudah paham dengan tugasnya masing-masing,” kata Yapan.

Kapolres Kubar, I Putu Yuni Setiawan menerangkan,  proses pemungutan suara dan perhitungan suara di Kubar maupun Mahakam Ulu (Mahulu) berjalan lancar dan kondusif. “Dalam pilgub Kaltim Kubar dan Mahulu masuk zona aman,” kata Putu.

Polres Kubar menempatkan 1 personil  menjaga keamanan di 1-3 TPS dan di TPS yang saling berjauhan 1 TPS dijaga 1 personil polisi. “Hingga malam ini laporan yang masuk dari Kubar maupun Mahulu situasi aman dan kondusif pasca pemungutan dan penghitungan suara,” kata Kapolres. “Saya berharap kepada masyarakat Kubar dan Mahulu, siapapun yang terpilih di pilgub nanti  harus disikapi dengan legowo, atau besar hati, karena pasti ada yang menang dan kalah,” tambahnya.

Sesuai instruksi Kapolri kepada Kapolda Kaltim, pengamanan pilgub Kaltim di semua kabupaten/kota di Kaltim sangat maksimal. Polres  Kubar menerima personil yang di-BKO-kan dari Brimob sebanyak 34 orang, dari Kodim 0912. Untuk pengaman Pilgub Kaltim 2018  di Kubar dan Mahulu, Polres Kubar mengerahkan personil sebanyak 374 orang ditambah dari Brimob 34 orang.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Damai,  Yosep Daru ketika dimintai tanggapannya mengatakan animo masyarakat menggunakan hak pilih terlihat sangat rendah. Jumlah DPT di Kecamatan Damai sebanyak  7. 316 orang terbagi di 27 TPS di 17 Kampung. “Hingga waktu pemungutan suara berakhir, hanya sekitar 56,40 persen pemilih yang datang ke TPS,” kata Yosep. Ia melihat rendahnya partisipasi pemilih disebabkan kerja sama partai politik dan timses paslon kurang maksimal. “Kita tidak bisa mengharapkan hanya dari penyelenggara saja,” katanya. (004)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *