Pilkada 2020 di Kaltim: Perlawanan Terhadap Parpol Setengah Hati

Pilkada serentak 9 Desember 2020. (Sumber: KPU)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Perlawanan terhadap  hegemoni partai politik di Pilkada 2020 di Kalimantan Timur (Kaltim) masih setengah hati.

Perlawanan yang diejawantahkan melalui memilih kolom kosong di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan dan di pemilihan bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara (Kukar) belum cukup kuat mengalahkan dua paslon yang diusung parpol.

Paslon  tunggal baik di Balikpapan maupun di Kukar berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat pada Rabu (9/12) mengumpulkan suara lebih banyak dibandingkan kolom kosong.

Pasangan Edi Damansyah- Rendi Solihin calon tunggal di Pilkada Kukar unggul 74,9 persen melawan kotak kosong yang meraih 25,1 persen suara.

Hitung cepat dilakukan oleh Tim Pemenangan Edi- Rendi.

Sedangkan pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis calon Pilkada Balikpapan juga berhasil unggul 61,28 persen melawan kotak kosong yang mendapatkan suara 38,72 persen.

Hitung cepat di Pilkada Balikpapan dilakukan lembaga Indikator Politik Indonesia. Pada pukul 17.05 Wita, suara masuk sebanyak 80,5 persen.

Pasangan Edi Damansyah- Rendi Solihin telah mendeklarasikan kemenangan dengan para pendukungnya di Kutai Kartanegara, Rabu malam.

Edi Damansyah bersyukur pelaksanaan Pilkada di Kukar berlangsung dengan aman, tertib, dan damai dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Tentunya kemenangan ini akan kami syukuri, namun kami tetap akan menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU. Kami akan mengawal semua tahapan penghitungan hingga selesai,” ujar Edi Edy pun berjanji bakal merangkul semua elemen masyarakat yang sempat berseberangan politik dengannya untuk bersatu kembali membangun Kukar demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, calon Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan akan menunggu hasil keputusan resmi KPU setempat untuk menyelesaikan penghitungan suara.

“Tentunya hasil ini kami syukuri, kami akan terus mengawal penghitungan resmi KPU hingga selesai,” katanya.

Diketahui pada Pilkada Serentak 2020 di Kaltim diikuti sembilan kabupaten dan kota, di antaranya Kota Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kabupaten Kukar, Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, Berau dan Kabupaten Mahakam Ulu. Sedangkan satu-satunya wilayah yang tidak melaksanakan pilkada adalah Kabupaten Penajam Paser Utara.(antara/jpnn/001)

Tag: