Pleno Penetapan Hasil Pilkada Samarinda, KPU Minta Paslon Tidak Bawa Massa

Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat (Foto : HO/KPU Kota Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – KPU Kota Samarinda menghimbau kepada tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, untuk tidak menyertakan massa pendukung saat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pilkada, Rabu (16/12) besok, di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat menyatakan, sesuai aturan, KPU menyebarkan undangan sangat terbatas, untuk masuk ke dalam rapat pleno. Protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, menurut Firman, jadi pertimbangan utama.

“Sya berharap paslon tidak menghadirkan para pendukungnya, khawatir akan terjadi kerumunan yang berpotensi penularan virus Covid-19,” kata Firman, dikutip Selasa (15/12).

Sebelumnya, Firman menerangkan, KPU Samarinda telah menggelar rapat koordinasi yang dihadiri para pihak, pada Senin (14/12) kemarin, di Hotel Mercure Samarinda.

Selain aparat keamanan dari Polresta Samarinda dan Kodim Samarinda, juga hadir perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Samarinda juga Liaison Officer (LO) Paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2. Sementara, LO Paslon nomor urut 3 tidak hadir.

“Kami sudah melayangkan undangan kepada ketiga LO paslon,” ungkap Firman.

Dalam kesempatan itu, LO Paslon nomor urut 1 dan nomor urut 2 sudah menyepakati untuk tidak menghadirkan pendukung mereka ke arena pleno. Mereka kata Firman akan dating sesuai dengan undangan yang diterima dari KPU.

“Kita berharap Paslon nomor urut 3 juga tidak menghadirkan massa. Kita ingin jalannya pleno tidak ada gangguan keamanan dan juga penyebaran Covid-19 tidak terjadi,” terang Firman.

Sesuai jadwal, rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Perolehan Suara Pemilihan Serentak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda 2020, akan dilaksanakan dengan pengamanan dari Polresta Samarinda dan juga KODIM 0901. Jumlahnya, 300-an personel gabungan. Jumlah ini masih bisa ditambah, sesuai dengan tingkat keamanan.

KPU Samarinda sesuai aturan hanya menghadirkan saksi masing-masing dua orang untuk setiap pasangan calon, komisioner KPU Kota Samarinda, Bawaslu Kota Samarinda dan semua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Setiap PPK akan membacakan hasil pleno mereka di tingkat kecamatan, saat pleno di tingkat Kota Samarinda berlangsung.

Rapat pleno Kota Samarinda akan menghimpun jumlah perolehan suara masing-masing pasangan calon, saat pemungutan suara pada Rabu (9/12) lalu untuk tingkat kecamatan. Bukan hanya perolehan suara pasangan calon, tingkat partisipasi pemilih Samarinda selama proses pemungutan juga sudah bisa diketahui usai pleno hari ini.

Hadir dalam rakor tersebut, Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol A Andi S, Mayor Inf Priyono, perwakilan Kodim Samarinda, Kepala Dinas Kesehatan dr Ismet Kusasih, perwakilan BPBD Kota Samarinda M Wahiduddin, serta Yani Priyambodo dari Satpol PP Kota Samarinda. Hadir juga komisioner Bawaslu Kota Samarinda Ana Siswanti Rahayu, serta perwakilan dari Kesbangpol Kota Samarinda. (006)

Tag: