
NUSANTARA.NIAGA.ASIA – PLN Group bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyatukan langkah mempercepat pembangunan kelistrikan hijau di IKN. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi strategis di Gedung OIKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang dihadiri jajaran PLN dari berbagai unit serta subholding dan anak perusahaan PLN di Kalimantan Timur.
Sesuai RUPTL 2025–2034, estimasi kebutuhan listrik di IKN mencapai 465 MW hingga 2034. Untuk memenuh itu, PLN akan dibangun sejumlah pembangkit berbasis energi bersih, meliputi PLTS dan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 628 MW pada 2027, PLTA 1.251 MW pada 2031, serta PLT Biomassa 10 MW.
Seluruh pembangkit akan diperkuat dengan pengembangan jaringan transmisi sepanjang 861 kms serta gardu induk berkapasitas 3.370 MVA, sehingga sistem kelistrikan IKN tumbuh andal dan berkelanjutan.
Kepala OIKN, M. Basuki Hadimuljono, mengatakan untuk memastikan rencana besar berjalan dengan baik, PLN dan OIKN sepakat membentuk tim Kerja bersama yang bertugas memperbarui dan mengawal Master Plan Kelistrikan IKN.
“Percepatan penyediaan listrik hijau menjadi kunci kesuksesan pembangunan IKN,” kata Basuki, Kamis (28/08/2205).
Tim akan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur kritis, mulai dari penyambungan listrik ke kawasan pemerintahan, pembangunan jalur jaringan strategis, hingga integrasi energi surya dengan sistem penyimpanan baterai.
“Kerja bersama ini akan menjadi mesin utama untuk memastikan seluruh kawasan IKN terhubung dengan listrik andal, ramah lingkungan, dan terintegrasi digital pada 2028. PLN adalah mitra strategis terbaik dalam mewujudkan hal ini,” ujarnya.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menambahkan rapat koordinasi yang digelar bersama OIKN merupakan bukti keseriusan PLN menyiapkan fondasi energi masa depan Nusantara.
“Sampai Agustus 2025 ini, kebutuhan listrik di IKN telah mencapai 54 GWh yang ditopang oleh PLTS IKN 50 MW dan dibackup melalui sistem interkoneksi Kalimantan,” sebutnya.
Chaliq menerangkan, pembangunan jaringan, gardu, maupun pembangkit yang akan siapkan bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tetapi untuk menopang pertumbuhan IKN hingga puluhan tahun ke depan.
PLN berkomitmen menghadirkan sistem kelistrikan yang hijau, andal, dan digital, agar Nusantara tumbuh sebagai kota berkelanjutan kebanggaan bangsa.
“Kolaborasi ini bukan hanya menjawab kebutuhan listrik saat ini, tetapi juga menjadi langkah nyata menyiapkan IKN sebagai kota energi hijau yang mandiri, modern, dan berkelanjutan,” tutupnya.
Sumber : PLN UID Kaltimra | Editor : Budi Anshori
Tag: IKNPLN