Plt Bupati Kutim: Kelola Keuangan, Aparatur Desa Harus Hati-hati dan Ikuti Aturan

Plt Bupati Kasmidi Bulang ketika membuka Bimtek Siskuedes se Kutim di Hotel Mercure, Samarinda, (13/1/2021) pagi.  (wahyu yuliartanto/prokutim)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA– Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengingatkan kepada semua kades dan aparatur desa, agar dalam pengelolaan keuangan desa berhati-hati serta mengacu kepada ketentuan dan aturan yang ada. Tingkatkan terus dalam tata kelola keuangan sehingga tertib administrasi dan menyalahi peraturan yang berlaku.

Pernyataan itu diutarakan Kasmidi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes 2.03 bagi apatarur desa se Kutim, di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (13/1/2021).

Dia juga menyambut baik kegiatan tersebut, lantaran dinilai mampu meningkatkan kualitas SDM di bidang pengelolaan keuangan desa di Kutim dan meminta kepada peserta untuk ikut Bimtek  secara fokus, sehingga setelah kembali ke desanya masing-masing bisa menerapkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti Bimtek tersebut dengan baik.

“Saya minta kepada kades agar operator jangan diganti. Hal ini berkaitan dengan laporan dan masalah keuangan di desa keep depannya supaya tertib dan lancar,” kata Kasmidi.

Sedangkan Kepala BPKP Perwakikan Kaltim Supriadi mengatakan, kegiatan Bimtek seperti ini sangat baik. Dari tahun ke tahun tata kelola keuangan desa diharapkan bisa lebih dan transparan serta tidak menyalahi aturan yang sudsh ditetapkan.

“BPKP tidak ingin ada penyalahgunaan terhadap pengelolaan keuangan desa. Kepada Kades, operator, Sekdes bendahara dan yang mengelola keuangan agar hati-hati dalam pengelolaan keuangab desa,” kata Supriadi.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kutim atas pelaksanaan kegiatan ini dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM, terutama dalam pengelolaan keuangan desa di Kutim ke depan. Supriadi  juga berharap kepada peserta untuk fokus dalam kegiatan ini, sehingga setelah kembali ke bisa mengaplikasikan terori in di desanya masing-masing.

Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kutim M Rosadi pada kesempatan itu mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)  bagi aparatur desa sangat diperlukan. Terutana menyangkut pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes 2.03.

Dijelaskan Rosadi, Bimtek yang diikuti sensual 130 orang terdiri Kades, Sekdes. bendahara dan operator se Kutim. Kegiatan yang akan berlangsung Sampah 17 Januari itu diharapkan bisa memperlancar dalam hal pengelolaan Keuangan di semua desa. Sehingga program yang dibuat sampai administrator keuangan serta pertanggungjawabannya tidak ada kendala lagi di masa mendatang.

Sebelumnya, pihak penyelenggara dari Atri Mandiri Institute yang diwakili Kaspul Anwar mengatakan,  Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kades ini sudah mengikuti protokol kesehatan. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)  di Kutai  Timur. (*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *