Polisi : 60 Pekerja Proyek di Tabang Sudah Dievakuasi

Salah satu kawasan banjir di Tabang, Kutai Kartanegara, Senin (24/1) (Foto : tangkapan layar)

TABANG.NIAGA.ASIA – Polisi memastikan 60 pekerja proyek Jembatan Belayan yang terisolasi banjir di Desa Long Lalang, Tabang, Kutai Kartanegara berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sebelumnya, para pekerja itu dilaporkan terisolir di Desa Long Lalang imbas banjiir dengan ketinggian air hingga 1,5 meter. Selain permintaan evakuasi, mereka juga kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.

“Sudah dievakuasi oleh pihak perusahaan,” kata Kapolsek Tabang Iptu Joko Sulaksono, dikonfirmasi Niaga Asia, Senin.

Joko menerangkan, keenampuluh pekerja itu pada hari Minggu panik lantaran khawatir hujan turun sangat lebat sejak Sabtu. “Jadi mereka terjebak di situ,” ujar Joko.

Unit SAR Samarinda ke Tabang, 60 Orang Pekerja Jembatan Belayan Terperangkap Banjir

“Tapi sekarang sudah dievakuasi dan didistribusikan makanan. Para pekerja itu dievakuasi ke desa sekitar yang terdekat,” tambah Joko.

Saat ini banjir sudah berangsur surut. Seperti yang merendam Desa Sidomulyo setelah sempat pada ketinggian air 1,3 meter, saat ini banjir sudah surut.

“Yang masih banjir 30-50 cm di Desa Gunung Sari. Secara umum banjir sudah surut, air mengalir ke hilir kemudian ke sungai Mahakam,” demikian Joko.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: