Polisi di Samarinda Meninggal dengan Status Probable Covid-19

Tim BPBD Kota Samarinda berbaju hazmat saat menjemput jenazah pasien kasus Covid-19 di RSUD AW Sjachranie, Kamis (20/8). (Foto : istimewa/Satgas Covid-19)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Lima jenazah pasien kasus Covid-19, baik probable dan positif Covid-19 di Samarinda, hari ini dimakamkan di TPU Raudhatul Jannah, di Serayu, Samarinda Utara. Salah satunya adalah seorang perwira polisi.

Informasi yang dihimpun Niaga Asia, anggota polisi yang meninggal di Samarinda, adalah Iptu Ak, yang masuk rawat sejak 3 September 2020 dengan diagnosa suspek Covid-19.

Medis melakukan 2 kali pengujian rapid dan IFA dengan hasil reaktif. Hasil swab-nya yang diperiksa menggunakan PCR, masih menunggu. Tiga hari kemudian, sekira pukul 06.45 Wita pagi tadi, Ak meninggal dunia.

“Iya benar. Yang dimakamkan hari ini salah satunya anggota polisi di Samarinda, status probable,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda Ifran, dikonfirmasi Niaga Asia terkait informasi itu, Selasa (6/10).

Dengan pemakaman 5 jenazah hari ini, menggenapkan jenazah dari pasien kasus Covid-19 menjadi 180 orang. “Iya benar. Sampai hari ini, kami melakukan 180 pemakaman sesuai protokol Covid-19,” sebut Ifran.

Berita terkait :

Sepekan Dirawat, Polisi di Samarinda Meninggal Akibat Covid-19

Untuk diketahui, Iptu Ak, adalah perwira polisi kedua di Samarinda, yang meninggal dunia setelah sebelumnya berstatus pasien Covid-19.

Dalam catatan Niaga Asia, sebelumnya, perwira polisi yang meninggal adalab Inspektur Dua (Ipda) NCW (51), yang dilaporkan meninggal pada 26 September 2020. Ipda NCW diketahui sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19. (006)

Tag: