Polisi Tangkap “Menteri Pendidikan” Khilafatul Muslimin

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Foto Humas PMJ)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali menangkap  AS (74) sekaligus “Menteri Pendidikan” Khilafatul Muslimin . Polisi menyebut tersangka memiliki tanggung jawab melakukan doktrinisasi.

“Yang bersangkutan ini berperan di dalam ormas Khilafatul Muslimin khususnya dalam penyebaran khilafah dan bertanggung jawab untuk melakukan doktrinisasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (13/6/2022).

Tersangka melakukan doktrin untuk meyakinkan orang lain bahwa khilafah bisa menggantikan ideologi Pancasila.

“AS berperan dalam penyebaran khilafah adalah bertanggung jawab untuk melakukan doktrinisasi, sehingga melakukan doktrin terkait dengan meyakinkan orang lain bahwa khilafah bisa menggantikan ideologi Pancasila,” ungkap Zulpan.

Lebih lanjut Zulpan mengatakan, sebagai menteri AS berperan dalam pembuatan konten di buletin dan sejumlah tulisan yang diedarkan oleh Khilafatul Muslimin yang bertentangan dengan Pancasila.

“Yang bersangkutan juga penulis di buletin, koran, dan lain-lain yang di keluarkan oleh Khilafatul Muslimin yang berisikan ajaran ataupun paham yang bertentangan dengan Pancasila,” tukasnya.

“Menteri Pendidikan” kelompok Khilafatul Muslimin berinisial AS (74) diduga telah menyebarkan ajaran khilafah di puluhan sekolah.

“Hampir 30 sekolah yang sudah terafiliasi dengan ajaran khilafah, dilakukan penanggung jawabnya adalah tersangka AS yang kita tangkap dini hari tadi di kota Mojokerto,” ungkap Zulpan.

Kendati begitu, Zulpan belum bisa menjelaskan secara rinci puluhan sekolah terafiliasi dengan ajaran Khilafatul Muslimin. Dia juga tidak menyampaikan soal doktrin yang dilakukan tersangka AS.

“(Daftar sekolah) nanti disampaikannya belum bisa sekarang. Tapi ini sebagai awalan, artinya dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan. Artinya, ini merupakan dasar penyidik juga melakukan penangkapan terhadap tersangka,” terangnya.

Dengan penangkapan ini, lanjut Zulpan, pihaknya telah mengamankan sekitar enam orang yang terkait kelompok Khilafatul Muslimin. Penyidik masih terus melakukan pengembangkan kasus ini.

“Kita ungkap secara terang benderang, tentunya melibatkan juga pihak-pihak terkait untuk melengkapi keterangan yang dilakukan penyelidik dalam penanganan (kasus) ini,” tukasnya.

Sumber: Humas Polda Metro Jaya | Editor: Intoniswan

Tag: