aa
Pelaku bersama barang bukti kejahatan Perangkat PJU Solar Cell. (Foto Polres Nunukan)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Tidak memiliki pekerjaan tetap paska di deportasi Malaysia ke Nunukan, seorang eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ditangkap Unit Pidum Sat Reskrim, Polres Nunukan atas perkara pencurian asset pemerintah daerah berupa perangkat Penerangan Jalan Raya (JPU).

“Laporan pencurian tanggal 3 Oktober 2019 perihal telah hilangnya,” kata Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP M. Ali Suhadak,” Senin (7/10/2019).

Hilangnya perangkat JPU berupa solar cell dilaporkan oleh Edy (49) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Nunukan, beralamat di jalan Ujang Dewa, Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan.

Pelapor menerangkan telah kehilangan 6 biji solar cell JPU yang terpasang di jalan Sei Fatimah, Kelurahan Nunukan Barat dan jalan Silisun, Kelurahan Nunukan Selatan dengan nilai kerugian sebesar Rp120.000.000.

“Modus pencuriannya, pelaku memanjat tiang PJU,  lalu mencongkel box yang terkunci didalamnya menggunakan obeng,” sebut Kasat Reskrim.

Pelaku bernama Chandra Alex (23) adalah eks deportan imigrasi Malaysia pada bulan Februari 2016 yang berdomisili di Desa Binuasan. Pelaku mencuri perangkat JPU secara bertahap dan menunggu jalan raya dalam keadaan sepi sekitar pukul 23.00 Wite keatas.

Pada bulan September 2019, pelaku seorang diri mencuri 6 unit baterai / aki solar cell yang melekat pada 3 tiang PJU jalan Sei Bilal Nunukan Barat dan 4 unit aki solar cell yang menempel di tiang jalan Selisun.

“Chandra ini pencuri spesialis perangkat JPU. Setidaknya ada 12 unit aki solar cell yang telah diambil bersama rekannya berinisial NI,” ucap Ali.

Pelaku dilakukan penangkapan saat berupaya menjajakan barang bukti hasil kejahatan untuk dijual. Dari informais-informasi itulah, Polisi berhasil meringkusnya beserta sisa barang bukti yang masih tersimpan dirumahnya.

Saat ini, pelaku diamankan di sel tahanan Porles Nunukan guna pengembangan perkara dan penyelusuran barang bukti yang belum ditemukan. Penyidik masih mencari bukti-bukti apakah ada transaksi jual beli aki solar cell.

“Barang bukti diamankan 6 biji, masih ada 6 biji belum ditemukan, Polisi juga masih mencari keberadaan NI, orang yang membantu tersangka,” bebernya. (002)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *