Mapolresta Samarinda (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Polresta Samarinda diusulkan naik tipologi, menjelang pemindahan ibu kota negara (IKN) baru, di Kalimantan Timur. Sejumlah aspek dinilai telah memenuhi syarat, untuk menjadi Polrestabes ataupun Polres Metro. Selain menyandang ibu kota provinsi, angka kriminalitas di Samarinda paling tinggi se-Kalimantan Timur.

Tim Bappenas dan Mabes Polri, Selasa (11/2), bertemu dengan Pemprov Kalimantan Timur, Polda Kaltim, dan juga jajaran Polresta Samarinda, bertempat di Ruang Rapat Mapolresta Samarinda.

“Pertemuan untuk mengetahui, bagaimana kondisi Samarinda. Khususnya, mengenai tipologi Polresta Samarinda. Apakah bisa dinaikkan atau tidak,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, ditemui di kantornya, Rabu (12/2) sore.

Arif menerangkan, dalam pertemuan itu, dia mengusulkan kepada tim, agar tipologi Polresta Samarinda dinaikkan satu tingkat. “Sekarang, kota 2B3. Kami usulkan menjadi 2B2 (Polres Metro) ataupun 2B1 (Polrestabes) Karena di sini, ibu kota provinsi,” ujar Arif.

Arif merujuk pada tipologi kota-kota besar di Indonesia seperti kota Medan, Surabaya dan Bandung, yang berstatus Polres Kota Besar (Polrestabes). “Itu sudah 2B1. Apa bedanya (Samarinda) dengan itu?” sebut Arif.

Dalam pertemuan itu, Arif menyebut fasilitas di Polresta Samarinda sudah layak untuk kenaikan tipologi. “Fasilitas sudah, hanya jumlah personwl untuk ditambah. Sekarang ada 1.000 personel, nanti bisa jadi 1.500 personel (setelah naik tipologi),” ungkap Arif.

Arif menjelaskan, usulan itu kini dalam pembahasan di Mabes Polri, untuk pemenuhan beberapa kriteria lainnya. Di sisi lain, angka kriminal di kota Samarinda, juga masuk kategori syarat kenaikan tipologi.

“Kita bisa lihat dari angka kriminalitas Kita di Kaltim paing tinggi, dibanding kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Belum lagi, lanjut Arif, kedepan runway Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto juga akan diperpanjang dari panjang runway saat ini 2.250 meter. “Kalau ada penambahan runway, yang sekarang di bandara kita hanya pos polisi, perlu naik jadi Polsek (kawasan bandara),” demikian Arif. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *