Polri Tindak 10.764 Pelanggar Lalu Lintas dalam Dua Hari

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. (handout Divisi Humas Polri)

JAKARTA.NIAGA.ASIA — Polri melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar lalu lintas sebanyak 10.764 pengendara pada 17-18 Juli 2022.

“Jumlah pelanggaran lalu lintas dengan penindakan tilang sebanyak 10.764 kejadian,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Selasa 19 Juli 2022, dikutip dari laman Humas Polri.

Ahmad juga mengungkapkan jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 437 kejadian. Dengan rincian korban meninggal dunia 38 orang, korban luka berat 47 korban, dan korban luka ringan 385 orang. Adapun kerugian materi senilai Rp 654.021.000.

Selain itu, Ahmad mengungkapkan adanya kenaikan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di medio yang sama.

Menurut dia, secara umum tren gangguan Kamtibmas pada Minggu 17 Juli sebanyak 684 kejadian, sedangkan Senin 18 Juli sebanyak 1.374 kejadian.

Dengan rincian kejahatan sebanyak 1.342 kejadian, pelanggaran tindak pidana ringan 14 kejadian, bencana sebanyak 3 kejadian, dan gangguan terhadap ketenteraman/ketertiban sebanyak 15 kejadian.

“Untuk tren kejahatan secara kuantitas mengalami kenaikan sebanyak 677 kasus atau 101,80 persen,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, apabila dilihat dari data tren jenis kejahatan, ada lima kasus kejahatan yang jumlah kejadiannya tertinggi, antara lain narkotika sebanyak 109 kasus. Lalu, pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 85 kasus, Curanmor roda dua sebanyak 43 kasus, pencurian dengan kekerasan (Curas) sebanyak 18 kasus, pemerkosaan sebanyak 6 kasus.

Sumber : Divisi Humas Polri | Editor : Saud Rosadi

 

Tag: