
NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Politeknik Negeri Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membuka 4 Program Studi (Prodi) baru, masing-masing Bisnis Digital, Teknik Sipil (jalan dan jembatan), English Business, dan Agribisnis.
“Kita berharap tambahan Prodi baru ini bisa menarik minat orang tua dan anak-anak menjadi mahasiswa/mahasiswi Poltek Nunukan,” kata Direktur Poltek Nunukan, Arkaz Viddy, pada Niaga.Asia, Senin (23/02/2026).
Arkaz menerangkan, tujuan pemerintah daerah membuka Poltek Nunukan untuk memudahkan lulusan SLTA mendapatkan pendidikan tingkat tinggi yang profesional dengan biaya lebih murah dibandingkan harus kuliah ke luar daerah.
Saat ini Poltek Nunukan berupaya mengembangkan fasilitas pendidikan dengan bermohon ke Kementerian PUPR dibangunkan rumah susun yang nantinya jadi asrama bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nunukan.
“Kementerian PUPR sudah menerima atensi usulan itu, rencananya akan dibangun gedung asrama dengan kapasitas tampung sekitar 300 mahasiswa,” ujarnya.
Selain itu juga dilaksanakan membangun laboratorium terpadu berkonsep modern.
“Saya juga sudah menghadap Kemendikti, kami usulkan Poltek Nunukan jadi destinasi pendidikan dan advokasi di wilayah Kaltara,’’ kata Arkaz.

Dijelaskan, kampus Politeknik Negeri Nunukan belum sepenuhnya menjadi representatif dan jadi pilihan utama bagi anak-anak di Kabupaten Nunukan menuntut ilmu. Sejak berstatus kampus negeri tahun 2021, jumlah alumni mahasiswa Poltek Nunukan belum menembus angka 500 orang, padahal lulusan SMA dan SMK di Nunukan setiap tahunnya mencapai 700 orang.
“Sampai hari ini keinginan orang tua anak-anaknya kuliah di Poltek Nunukan masih sangat rendah,” ungkapnya.
Sekarang hampir 60 persen lulusan SMA dan SMK sederajat di Nunukan memilih melanjutkan pendidikan tingkat di kampus besar luar daerah, padahal Poltek setiap tahun terus meningkatkan SDM para dosen hingga ke jenjang S3.
Terpisah, anggota DPRD Nunukan, Muhammad Mansur meminta para dosen dan mahasiswa Poltek Nunukan lebih proaktif lagi dalam mensosialisasikan program pendidikan baru.
“Kita tidak menampik anak-anak lebih memilih kuliah di luar Nunukan, entah apakah ini persoalan gengsi atau memang kualitas Poltek belum menjanjikan,” sebutnya.
Sebagai kampus yang belum dikenal luas, Poltek Nunukan hendaknya membuka prodi yang terkoneksi dunia industri atau dunia usaha.
Lapangan kerja industri di Nunukan cukup luas, namun jumlah masih kesulitan mendapatkan calon tenaga kerja yang siap kerja.
“Jumlah orang yang ingin kuliah di Poltek akan meningkat ketika kualitas lulusannya sebanding dengan lulusan kampus besar luar daerah,” tutupnya.
Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan
Tag: Poltek Nunukan