Ilustrasi hasil tes positif pasien terjangkit Covid-19. (Istimewa/net)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Lebih dari 2.800 orang warga di Kalimantan Timur, jadi sasaran uji cepat (Rapid Test). Hasilnya, ada 129 orang positif, atau reaktif terhadap Corona Virus Disease (Covid)-19. Satu diantaranya, adalah petugas medis di kota Balikpapan.

Dalam laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur hari ini, ada 2.810 orang jadi sasaran rapid test. Lebih dari 2.600 orang hasilnya negatif.

“Hasil positif ada 129 orang. Sedangkan hasil negatif, ada 2.652 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat keterangan pers melalui fasilitas video conference, Rabu (22/4).

Dijelaskan Andi lebih jauh, dari jumlah sementara 2.810 orang itu, lebih 600 orang diantaranya adalah mereka yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, di kabupaten dan kota.

Rinciannnya, 25 tenaga kesehatan di Kutai Timur mengantongi hasil negatif, 26 tenaga kesehatan di Penajam Paser Utara dengan hasil negatif, 131 tenaga kesehatan di Kutai Kartanegara dengan hasil negatif, dan 92 orang berprofesi serupa di Samarinda, juga mengantongi hasil negatif.

“Untuk di Balikpapan, dari 531 tenaga kesehatan, 1 orang positif,” ujar Andi.

Lalu, bagaimana dengan kabupaten Penajam Paser Utara yang diajukan ke Kemenkes, untuk masuk dalam daerah transmisi lokal sebaran Covid-19 di Kaltim?

“Belum ada informasi lebih lanjut. Mungkin, karena 1 kasus indikasi yang kita sampaikan, belum masuk kategori transmisi lokal karena masih satu keluarga,” demikian Andi menjawab pertanyaan Niaga Asia. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *