PPKM Level 4 di Samarinda, Masuk Mall Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Kawasan pusat belanja Samarinda Central Plaza (SCP) yang lengang, Sabtu (6/2/2021. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Lima daerah di Kalimantan Timur, masuk perpanjangan PPKM Level 4 mulai 24 Agustus-6 September 2021. Kota Samarinda misalnya, menerapkan kebijakan wajib menunjukkan kartu vaksin untuk mengunjungi pusat perbelanjaan.

Sebelumnya, lima daerah di Kaltim yakni Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Paser, telah menerapkan PPKM Level 4 sejak 10-23 Agustus 2021.

PPKM Level 4 berlanjut hingga 6 September 2021, sesuai Instruksi Mendagri Tito Karnavian No 36/2021 Tentang PPKM Level 4 COVID-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua yang dikeluarkan Selasa (24/8).

Menindaklanjuti itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengeluarkan Instruksi Wali Kota Nomor 07/2021 Tentang PPKM Level 4 COVID-19 di Kota Samarinda tertanggal sama pada 24 Agustus 2021.

Ada 19 poin dalam instruksi Andi Harun. Poin kesembilan ada 3 sub poin menarik perhatian, lantaran mencantumkan wajib vaksin bagi masyarakat. Ketiga sub poin itu adalah :

g. kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan diizinkan beroperasi 50 persen dengan jam operasional dari pukul 10 WITE sampai dengan pukl 21.00 WITE dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi (Kartu Vaksin) atau hasil swab PCR negatif.

j. fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan beroperasi 50 persen dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi (kartu vaksin) atau hasil swab PCR negatif.

k. kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga, dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan beroperasi 25 persen dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi (kartu vaksin) atau hasil swab PCR negatif.

Untuk memastikan instruksi itu, Niaga Asia mencoba mengkonfirmasi instruksi Wali Kota itu ke Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda Idfi Septiani. Dia membenarkan aturan wajib vaksin itu sesuai instruksi Wali Kota.

“Wajib kartu vaksin mas. Atau kalau belum vaksin, bisa membawa hasil swab PCR negatif,” kata Idfi, Rabu (25/8) malam.

Penulis: Saud Rosadi | Editor: Saud Rosadi

Tag: