Pertemuan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM dengan PT Medco Energi Indonesia dalam memperkuat fungsi sebagai lembaga sertifikasi kompetensi secara virtual.

JAKARTA.NIAGA.ASIA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkontribusi dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di sektor energi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM menjalin kerja sama dengan PT Medco Energi Indonesia dalam memperkuat fungsi sebagai lembaga sertifikasi kompetensi.

“Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah dalam membangun kompetensi SDM sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Sekaligus mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM Prahoro Nurtjahyo pada Selasa (24/11), kutip situs esdm.go.id.

Lebih lanjut, Prahoro berharap kerja sama seperti ini dapat membantu percepatan pembangunan kompetensi sumber daya manusia di bidang ketenagalistrikan dan EBTKE yang mumpuni. “Kami siap menjadi bagian dan partner terpercaya dalam pengembangan SDM bidang KEBTKE,” tegas Prahoro.

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman menguraikan, penandatangan kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi antar kedua belah pihak. “Inisiasi (kerja sama) ini sudah dimulai sejak awal tahun 2020, namun beberapa kali mengalami penundaan. Alhamdulillah pada hari ini telah terlaksana,” kata Laode.

Medco Energi, sambung Laode, secara kontinyu mengirimkan para pegawai mereka untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi di PPSDM KEBTKE. “Tahun ini mereka kembali mengirimkan 69 orang untuk melakukan sertifikasi yang telah terbagi menjadi 5 angkatan,” jelasnya.

Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria menyambut baik atas kerja sama yang dilakukan.

“Terima kasih atas jalinan/layanan yang telah diberikan PPSDM KEBTKE kepada MPI selama ini. Walaupun belum ada payung kerjasamanya, membuat seluruh jajaran PT. MPI agar dapat menggali potensi kerja sama sebagai tindak lanjut penandatanganan PKS ini,” ungkapnya. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *