Pria di Kutai Timur Mengamuk di Masjid Usai Bunuh Istri dan Balitanya

Ilustrasi tersangka diborgol (foto : polri.go.id)

BENGALON.NIAGA.ASIA – AH (30), pria yang tinggal di Sepaso Barat, Bengalon, Kutai Timur, diduga tega menghabisi nyawa istrinya, dan balitanya berusia 2 tahun. Kedua korban tewas mengenaskan. Bahkan, AH sempat lari ke masjid dan kembali mengamuk.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WITA, Minggu (13/6). Terdengar cekcok dari dalam rumah AH oleh tetangganya. Belakangan, AH terlihat warga di depan rumahnya sambil menenteng parang jelang waktu Salat Maghrib. Dia pun berlari ke masjid.

Warga melihat gelagat tidak beres. Istri dan balita AH, ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Lebih menyedihkan lagi, balita AH meregang nyawa saat masih berada di dalam ayunan.

“Iya, diduga usai melakukan itu (membunuh istri dan balitanya), pelaku lari ke masjid,” kata Kapolsek Bengalon AKP Slamet Riyadi, dikonfirmasi Niaga Asia, Senin (14/6).

Di dalam masjid, AH kembali mengamuk sambil membawa parang. Beruntung, tidak ada korban luka lainnya di dalam masjid. Warga berhasil mengamankan AH. Aparat Polsek Bengalon merespons cepat kejadian itu dan mengamankan AH.

Penyelidikan polisi di lokasi kejadian, dilakukan hingga pagi ini tadi. Terduga pelaku AH sendiri tengah dalam perawatan, lantaran luka di leher dan kemaluannya. AH belum bisa dimintai keterangan.

“Pelaku belum bisa kita periksa, karena dia juga mengalami luka dan diobati. Belum bisa dimintai keterangan dari tadi malam. Sehingga, belum bisa disampaikan apa motifnya,” terang Slamet.

Polisi mengamankan parang AH. Selain itu, petugas juga mengamankan pakaian kedua korban yang berlumuran darah, berikut ayunan tempat balita malang itu ditidurkan.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Yang jelas, pelaku sudah kita amankan,” pungkas Slamet.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: