Program Penyediaan Lapangan Kerja Jangan Seremonial Saja

Anggota Komisi D DPRD Kutim, Ramadhani. (Foto Dok Niaga)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Politisi Partai Persatuan Pembangunan, Ramadhani yang duduk di Komisi D DPRD Kutim,  menyebut, program  penyediaan lapangan pekerjaan jangan hanya menjadi agenda seremonial semata.

“Program itu hendaknya bisa diwujudkan dengan didukung komitmen anggaran yang memadai.  Sebab, pengembangan kualitas SDM perlu proses yang panjang dan berjenjang,” kata Ramadhani, Selasa (12/07/2022).

Menurut Ramadhani, dia belum melihat  adanya keseriusan Pemkab Kutim, terkait  daya dukung anggaran yang tidak memadai untuk Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertran sebagai sarana guna pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Seperti diutarakan Sekretaris Disnakertrans, Peter Buyang yang mengaku hanya mendapatkan anggaran dari APBD tingkat dua sebesar Rp 250 juta.

“Besar pasak daripada tiang. Kenapa? Kalau pemerintah mau meningkatkan kualitas (SDM) harusnya didukung dengan anggaran yang cukup,“ ujarnya.

Dikatakan pula, kalau memang program pemerintah daerah ingin menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup besar termasuk mengakomodir tenaga kerja lokal yang belum mempunyai keahlian yang dibutuhkan dunia industri, harusnya diimbangi dengan alokasi anggaran yang cukup untuk sarana pengembangan dan peningkatan kualitas SDM agar mampu bersaing dalam dunia kerja.

“Mau nggak mau anggaran harus dibesarkan, kalau memang tujuan pemerintah mau kesana,“ tegasnya.

Kutim sebagai  daerah yang sangat diminati para investor untuk melakukan kegiatan usahanya sehingga pemerintah perlu menyiapkan tenaga kerja lokal yang handal dan mumpuni agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar dearah. Dia meminta Disnakertrans agar bisa menyampaikan hal tersebut ke DPRD, untuk didiskusikan bersama mencari solusi yang baik.

“Sampaikan program ini ke kami (DPRD). Di Banggar nanti saya akan perjuangkan untuk bisa memperoleh tambahan anggaranm guna peningkatan SDM,“ pungkasnya. (adv)

Tag: