aa
CV Bulak Jaya belum mulai mengerjakan fisik proyek. (Foto Istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Mansur, pengawas proyek pemasangan batu bronjong untuk penahan abrasi di Sungai Mansapa, Nunukan yang dikerjakan CV Bulak Jaya, Mansur tidak membantah proyek yang diawasinya adalah titipan salah satu partai politik.

“Saya ditugaskan jadi pengawas oleh pengurus anak cabang salah satu partai politik yang tinggal di Sebatik,” kata Mansur ketika dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019). ““Informasinya punya PAC partai, saya ditugaskan mengawal dan mengawasi kegiatan proyek di Nunukan,” ujarnya.

Tentang progres proyek senilai Rp1,397 miliar yang begitu lambat,  Mansur mengaku kendala yang dihadapi di lapangan cukup banyak, pertama  pasang surut air yang tidak menentu. “Terkendala pasang surut air, alat berat susah masuk kesana karena kandas, tapi kami janji tetap selesaikan pekerjaan,” sebutnya.

Kendala kedua, kata Mansur, material proyek tidak bisa dibawa ke lokasi menggunakan kendaraan, karena jalan tidak bisa dilewati kendaraan. “Material proyek seperti batu dan kawat dibawa ke lokasi menggunakan tenaga manusia,” ujarnya.

Meski banyak kendala di lapangan, Mansur berjanji akan menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak. “Hari ini saya kumpulkan tukang, mungkin lusa sudah mulai kerja mereka, kalau alat berat pasti masuklah,” bebernya. (002)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *