aa
Ruas jalan Trans Kaltim di Kubar yang rusak. (Foto: Arifin)

SENDAWAR.NIAGA.ASIA-Jalan Trans Kaltim di Kutai Barat (Kubar) mulai dari Kecamatan Siluq Uray (Blusuh) hingga ke  Kecamatan Muara Lawa dan Kecamatan Damai saat ini kondisinya  rusak parah. Pemeliharaan dan peningkatan jalan sekitar 2,7 km di daerah kecamatan Muara Lawa yang dikerjakan PT Hamdan Sari juga berjalan sangat lambat, baru dikerjakan 100 meter.

Salah seorang warga, Syarif kepada wartawan, hari Kamis (2/8/2018)  mengungkapkan dan meminta Balai Jalan Nasional Wilayah XII di Balikpapan bersikap tegas kepada kontraktor  PT. Hamdan Sari. “Sudah sebulan lebih jalanan ini dilakukan pembongkaran di bagian  yang rusak tapi  sampai saat ini kok belum di aspal juga, akhirnya jalanan yang sudah mulai bagus rusak parah lagi,” ujarnya.

aa

PT Hamdan Sari telantarkan pekerjaan pemeliharaan jalan Trans Kaltim di Kubar. (Foto: Arifin)

Disebutkan, jalan yang benar-benar rusak  parah mulai dari Muara Lawa ke Kampung Damai, Jengan Danum dan Keay. Apabila hujan, air hujan menggenang dimana- mana dan menyebabkan lubang tambah dalam di jalanan. “ Kalau kita lihat alat mereka ini ada saja di simpang Damai, tapi saya liat sebatas untuk pajangan saja sama masyarakat,” kata Syarif. Ia curiga PT. Handan Sari bukanlah kontraktor yang serius mengerjakan pekerjaannya dan peralatannya juga banyak dibiarkan menganggur. “Jangan-jangan kontraktornya kesulitan modal kerja,” ujarnya.

Sementara itu ketika Niaga Asia  mencoba menghubungi pihak kontraktor,  PT. Hamdan Sari ini melalui telepon seluler, tidak ada respon sama sekali dan pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas. Sebulan yang lalu yang lalu ketika ditanya mengapa pekerjaan terhenti,  pihak kontraktor mengatakan bahwa peralatannya rusak dan batu dari Palu yang akan digunakan untuk perbaikan jalan belum datang. Dari pantauan di lapangan terlihat  sampai saat ini dari pihak kontraktor PT. Hamdan Sari tidak  bekerja.  (004)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *