buaya
Tim Basarnas Nunukan menyisir perairan Sebakis mencari Rahman yang diduga diterkam buaya.

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Rahman (27), warga Tarakan yang bekerja sebagai pencari kayu bakau yang diduga dimangsa buaya di perairan Sebakis, Nunukan, Jumat (30/3), hingga hari ini, Minggu (1/4) belum ditemukan.

Kepala Seki Operasi Basarnas Kaltimtara, Octavianto mengatakan, Basarnas Nunukan bersama rekan-rekan korban, sejak  Sabtu (31/3/2018) melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian.“Dari pagi kami menyisir lokasi kejadian dan sampai pukul 15:30 Wita belum ditemukan tubuh korban,” bebernya.

Pencarian korban yang diduga diterkam buaya terus dilakukan hingga batas waktu. Octavianto meminta, warga yang beraktifitas d isekitar perairan Sebakis dan Sei Menggaris berhati-hati, karena dilokasi tersebut sering kali muncul buaya berukuran besar. “Ada beberapa kejadian disana, korban nelayan atau warga setempat sering diterkam buaya Sei Menggaris dan Sebakis,” ucap  Octa, mantan Kepala Basarnas Nunukan itu.

Menurut rekan korban yang bekerja di satu kapal kepada Basarnas Nunukan, Rahman tenggelam dan didaga diseret buaya saat membersihkan badan seusai mengumpulkan kayu merah (bakau) di  perairan Sebakis, Jumat lalu. “Korban membersihkan badannya setelah mengambil kayu, nah setelah itu menghilang,” kata Kepala Basarnas Nunukan Ari Trianto, kemarin.

kapal
Kapal pencari kayu bakau (merah) di Sei Sebakis dan Sei Menggaris, Nunukan.

Rahman dilaporkan hilang sekitar pukul 11:30 Wita dan sebelum menghilang, juragan kapal Ramli sempat mendengar suara teriakan minta tolong, lima rekan korban langsung berdiri kearah suara untuk memberikan pertolongan.

Kelima rekan korban berusaha menarik badan korban yang mulai masuk kedalam air, namun usaha itu gagal, karena tarikan dalam air lebih kuat. “Belum dipastikan apa penyebab hilangnya Rahman, tapi menurut penglihatan reman-remanya bahwa korban dimangsa buaya,” ucap Ari.

Rekan sekerja korban sempat melakukan pencarian beberapa jam disekitar lokasi hilangnya Rahman, karena pencarian gagal, mereka meminta bantuan kepada warga setempat dan melaporkan ke Basarnas Nunukan.

Kepastian keberadaan buaya disekitar lokasi sempat direkam reman korban, dari video terlihat buaya berukuran besar merusaha masuk kedalam air dan disana terlihat tangan korban melambai minta tolong. “Teman-teman korban sempat membuat video buaya itu, jadi mereka berkesimpulan Rahman ditarik buaya sungai Sebakis,” bebernya.

Paska menerima laporan orang hilang, Basarnas berkoordinasi dengan Pos Angkatan Laut (Posal) terdekat, kejadian ini juga dilaporkan ke Basarnas Kaltimkaltara untuk meminta petunjuk lebih lanjut. (002)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *